HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bupati Yalimo diminta pindahkan pos TNI dari Pasar Elelim

Foto ilustrasi, lambang Majelis Rakyat Papua – Dok. MRP

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Majelis Rakyat Papua Yehuga Daby meminta Bupati Yalimo Lakius Peyon mencarikan tempat baru untuk memindahkan pos TNI dari Pasar Elelim di Elelim, ibukota Kabupaten Yalimo, Papua. Daby menyatakan pihaknya menerima keluhan dari banyak warga yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan pos TNI di Pasar Elelim itu.

Hal itu disampaikan Daby melalui staf Humas Majelis Rakyat Papua (MRP) saat menjalankan kunjungan kerja ke Kabupaten Yalimo pada pekan lalu. Daby berharap Bupati Yalimo dapat mencarikan tempat khusus untuk mendirikan pos TNI itu, demi menjaga kenyamanan para pedagang dan pembeli di Pasar Elelim.

“Kami ke pasar itu, masyarakat mengatakan [keberadaan pos TNI di pasar] mengganggu aktivitas mereka. Bupati [harus] memfasilitasi [pencarian] lokasi [baru bagi pos] TNI yang bertugas. Lokasi yang bagus, karena pos ini bagian dari Komando Distrik Militer,” ungkap  Yehuga Daby dalam rekaman kunjungan kerja MRP di Yalimo yang dikirim staf Humas MRP kepada redaksi Jubi, Minggu (18/08/2019).

Kepala Bagian Pemerintahan Kampung Kabupaten Yalimo, Ongkama Oskar Walela yang mendampingi para anggota MRP berkunjung ke Pasar Elelim menyatakan wewenang untuk mencari lokasi baru bagi pos TNI berada di Bupati. “Saya tidak punya kapasitas memberikan komentar soal penempatan lokasi [pos TNI] karena itu kewenangan Bupati,” ungkapnya kepada staf Humas MRP.

Loading...
;

Walela menyatakan Bupati Yalimo pasti akan memikirkan pergumulan masyarakat, akan tetapi proses pemindahan pos TNI dari Pasar Elelim akan memakan waktu lama. Untuk dapat memindahkan pos TNI itu, Walela menjelaskan Pemerintah Kabupaten Yalimo harus berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Yalimo.

Kata dia, yang jelas  kepala daerah pastinya akan memikirkan pergumulan masyarakat tetapi harus melalui proses yang panjang. Kepala daerah pasti akan berkomunikasi  dengan semua pihak yang berkepentingan yang  ada di kabupaten Yalimo, termasuk TNI.

Walelo juga menekankan bahwa seluruh wilayah di Kabupaten Yalimo pastilah memiliki pemangku hak ulayat. Pemindahan pos TNI dari Pasar Elelim juga harus dibicarakan terlebih dahulu Pemerintah Kabupaten Yalimo dengan pemangku/pemegang hak ulayat lokasi baru. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top