HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Cegah perusahaan abal-abal, KAPP data pengusaha asli Papua

Cegah perusahaan abal-abal, KAPP data pengusaha asli Papua

Badan Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua Musa Haluk (kanan), Natan Tebay (tenggah) dan kiri (Mecky Wetipo) – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) tengah melakukan pendataan pada seluruh pengusaha Orang Asli Papua (OAP). Musa Haluk dari Badan Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua (BPP KAPP) mengatakan, pendataan ini sebagai salah satu bentuk realisasi kebijakan Gubernur Papua yang memberi prioritas pada OAP untuk ikut dalam tender Pengadaan Barang/Jasa.

“KAP Papua adalah Lembaga Perhimpunan Pengusaha Orang Asli Papua (POAP) yang bergerak pada bidang Jasa dan Konstruksi, Pengadaan Barang Umum, Expor-Impor, Ekonomi Sektor Riil dan bidang usaha lain yang bersifat nirlaba. KAP Papua tersebar di 40 Kabupaten, 2 Kota dan 1 tingkat Provinsi se-tanah Papua,” kata Musa.

Dikatakan Musa, pendataan ini perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti jumlah pengusaha OAP di Papua. Selain itu, pendataan ini juga untuk menghindari adanya praktik pengadaan barang dan jasa abal-abal di Papua.

“Kami menginformasikan kepada para pengusaha Orang Asli Papua untuk mendaftarkan diri besertakan profil perusahaannya ke kantor KAPP mulai Jumat 12 Juli,” ungkapnya.

Dalam rilis yang diterima Jubi, KAPP juga meminta pada setiap pimpinan OPD/SKPD di lingkungan Provinsi Papua untuk tak memberikan proyek atau pekerjaan apapun kepada OAP yang tidak terdaftar dalam Lembaga KAP Papua.

Sementara itu, Direktur eksekutif KAPP Mecky Wetipo berharap imbauan ini juga menjadi pengumuman resmi agar para pengusaha Orang Asli Papua untuk mendaftarkan diri yang menyertakan profil perusahaannya sesegera mungkin. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)