HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Cerita Abraham Yolmen: Kredit motor untuk ojek

Gojek Orang asli Papua, Abraham Yolmen – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

PASANG surut pendapatan Abraham Yolmen untuk menafkahi isteri dan keempat anaknya selama ini, membuatnya memilih pekerjaan lain sebagai pengemudi ojek online Gojek, meskipun pekerjaan dimaksud, baru dimulai sejak beberapa bulan terakhir.

Berbekal modal seadanya yang dimiliki, akhirnya Abraham Yolmen, satu-satunya gojek orang asli Papua di Gojek, nekad membeli motor meskipun dengan cara kredit.

Setelah motor dimiliki, akhirnya iapun berjibaku dari pagi hingga malam hari, tanpa mengenal panas maupun hujan, melayani penumpang maupun orderan baik makanan dan lain-lain.

“Saya hanya memiliki modal Rp2 juta. Setelah ke salah satu diler dalam wilayah kota, akhirnya mereka merespons dan bersedia melayani kredit motor. Tetapi dengan catatan setiap bulan harus membayar cicilan sebesar Rp1,25 juta,” kata Abraham saat ditemui Jubi, Selasa, 13 Agustus 2019.

Loading...
;

Selain membayar cicilan motor setiap bulan, iapun harus bekerja untuk menghidupi keluarga. Hitung-hitungan, pendapatan setiap bulan bisa mencukupi, tetapi harus rutin melaksanakan kegiatan ojek.

Dalam sehari, menurutnya, pendapatan diperoleh berkisar antara Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Jadi, bisa dikalkulasikan sebulan uang yang didapatkan.

“Kadang saya menerima langsung uang dari pelanggan. Tetapi kadang pembayaran melalui aplikasi,” ujarnya.

Yolmen mengaku dari pagi pukul 06.00 WIT, dirinya sudah keluar dari rumah. Lalu melakukan aktivitas hingga pukul 24.00 WIT. Sedangkan lokasi yang menjadi tempat pangkalan adalah di depan Hotel Marina.

“Di situ kami ada beberapa orang. Namun ketika ada panggilan menjemput penumpang maupun menghantar menu makanan dan lain-lain, akan dilayani dengan cepat,” katanya.

Untuk tarif, menurut dia, tidak menentu. Kalau jarak dekat dibayar Rp10 ribu. Sedangkan jauh, khusus dalam wilayah kota Rp20 ribu.

Meskipun waktunya lebih banyak di luar untuk mencari uang, namun komunikasi bersama isteri dan anak-anak tetap dilakukan secara terus menerus.

“Isteri juga memahami akan pekerjaan yang sedang saya jalani,” katanya.

Dia pun merasa terbantu dengan pendapatan yang diperoleh. Karena selain memenuhi kebutuhan hidup di rumah, juga biaya sekolah anak maupun alat tulis mereka.

Ditanya tingkat kesulitan yang dihadapi, Yolmen mengaku sejauh ini belum ada. Hanya saja, sering ada kendala ketika akan mengantar pesanan makanan dan lain-lain kepada pelanggan yang tak sesuai alamat sesungguhnya.

“Kadang kala kita harus putar lama di dalam satu kompleks hanya mencari alamat. Karena salah diberikan oleh pelanggan. Namun itu adalah konsekuensi dari pekerjaan yang harus dijalani dengan sabar,” katanya.

Dia pun merasa senang karena antara sesama teman driver Gojek saling menghormati dan menghargai.

“Teman-teman sangat baik kepada saya, sehingga menjadi suatu motivasi untuk terus melayani penumpang secara kontinu,” ujarnya.

Ditambahkan, meskipun terkadang jenuh dan kecapaian, namun bagaimanapun juga, pekerjaan dimaksud tetap dijalani secara rutin. Karena dengan Gojek, bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup di rumah setiap hari.

Ratusan driver Gojek yang beroperasi setiap hari melayani pelanggan dalam wilayah Kota Merauke dan sekitarnya – Jubi/Frans L Kobun

Mulawarman, Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia, mengungkapkan kurang lebih dua tahun, Gojek hadir di Merauke, dan permintaan cukup tinggi.

“Tugas dan tanggung jawab kita adalah bagaimana menyejahterakan para mitra Gojek, tidak hanya materi. Tetapi bagaimana kemampuan skill seperti wirausaha diberikan sehingga kelak mereka tak hanya menjadi driver, tetapi naik kelas menjadi UMKM,” ujarnya.

Untuk jumlah driver Gojek  yang terdaftar, Mulawarman mengaku mengikuti permintaan di Merauke. Artinya jumlahnya tak menentu.

Khusus berkaitan dengan pengaduan, namanya di bidang jasa, pasti ada saja. Tetapi pihaknya selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik sekaligus melakukan evaluasi kembali terhadap kekurangan.

Ditambahkan, saat ini logo Gojek telah berubah dengan yang baru. Logo dimaksud menggambarkan bagaimana memecahkan semua masalah yang ada. Dengan perubahan logo, Gojek bukan lagi aplikasi terdepan Indonesia, tetapi terdepan di Asia Tenggara.

Dengan perubahan logo juga, jelas dia, memberikan pelayanan terbaik, terutama apresiasi kepada para mitra Gojek dalam melakukan aktivitas setiap hari. (*)

Editor :  Yuliana Lantipo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)