Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

China ancam tumpas demonstran di Hong Kong

Ilustrasi demonstrasi, pixabay.com

Ratusan Polisi Bersenjata Rakyat (PAP) pada Kamis, (15/8/2019) mengadakan latihan di sebuah stadion olah raga di Shenzhen, berbatasan dengan Hong Kong.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Hong Kong, Jubi – China memperingatkan akan menggunakan kekuatannya untuk menumpas unjuk rasa yang akan dilakukan para pemerotes pada akhir pekan. Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Presiden China Xi Jinping agar bertemu secara pribadi dengan demonstran untuk mengendurkan ketegangan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan.

Ratusan Polisi Bersenjata Rakyat (PAP) pada Kamis, (15/8/2019) mengadakan latihan di sebuah stadion olah raga di Shenzhen, berbatasan dengan Hong Kong.

Pelatihan itu dilakukan setelah Departemen Luar Negeri AS menyatakan “keprihatinan yang dalam” atas gerakan yang telah menimbulkan kekhawatiran tentara dapat digunakan untuk mengatasi aksi-aksi protes.

Loading...
;

Baca juga : Pejabat China sebut Hong Kong berada di titik kritis

Demonstran Hong Kong ancam lumpuhkan pusat bisnis

Polisi Hong Kong kembali tangkap demonstran

Konfrontasi yang sudah berlangsung selama 10 pekan antara polisi dan para pemrotes membuat Hong Kong mengalami krisis terburuk sejak penyerahan dari Inggris ke China pada 1997. Kondisi itu menjadi tantangan terbesar bagi Xi yang sudah berada di puncak kekuasaan selama tujuh tahun.

Front Hak Asasi Manusia Sipil, yang menyelenggarakan aksi-aksi protes pada Juni, telah menjadwalkan protes lagi pada hari Minggu nanti.

Duta besar China untuk London mengeluarkan peringatan keras, dengan menyatakan Beijing dapat menggunakan kekuasaannya untuk memadamkan protes-protes Hong Kong jika situasi memburuk.

“Pemerintah Pusat tidak akan berpangku tangan dan menonton,” kata Dubes Liu Xiaoming kepada wartawan.

Ia mengulangi tuduhan bahwa sejumlah pemrotes menunjukkan tanda-tanda terorisme. “Kami punya cukup solusi dan kekuatan dalam batasan Hukum Dasar untuk memadamkan huru-hara dengan cepat,” kata Liu.

Liu merujuk konstitusi mini Hong Kong, yang menyatakan pemerintah Hong Kong dapat meminta tentara China di kota itu membantu memelihara ketertiban.(*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top