Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

China selidiki paket berisi pistol

Ilustrasi kiriman paket, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi – Kepolisian di Provinsi Fujian, China tenggara, menggelar penyelidikan setelah sebuah paket FedEx yang dikirim dari Amerika Serikat ditemukan berisi sebuah pistol. Temuan itu menjadi masalah di China terbaru yang berdampak pada perusahaan pengiriman barang AS.

Di tengah meregangnya hubungan antara AS dan China, FedEx yang berbasis di Memphis menghadapi pengawasan di China atas dugaan penahanan lebih dari 100 paket Huawei secara ilegal, setelah Washington memasukkan raksasa telepon China tersebut ke daftar hitam.

Baca juga : Perang dagang AS-China semakin memanas

Kamboja perbanyak belanja senjata dari China

Loading...
;

Australia lacak kapal perang China

Kepolisan di distrik Jin’an, Fuzhou, ibu kota Fujian, mengatakan di akun Weibo pada Minggu keamarin, sebuah perusahaan perlengkapan olahraga tak dikenal menerima paket, yang dikirim dari pelanggan AS melalui FedEx.

“Di dalamnya terdapat senjata,” kata polisi Jin’an di akun media sosial mereka yang mirip dengan Twitter.

Juru bicara FedEx, menyampaikan permintaan maaf atas insiden pengalihan sejumlah paket Huawei. Perusahaan tersebut menuturkan telah memberitahu pihak berwenang soal pengiriman 14 Juni, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

“Kami serius menanggani masalah ini dan akan terus berkoordinasi secara penuh,” kata pernyataan perusahaan FedEx.

FedEx menggugat pemerintah AS pada Juni, dengan mengatakan bahwa mereka seharusnya tak bertanggung jawab jika secara tak sengaja mengirim produk yang melanggar larangan ekspor ke beberapa perusahaan China. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top