Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

CPA Hirosi rencana akan kembali dibuka

Cagar alam Hirosi – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Ketua Cagar Permandian Alam (CPA) Hirosi, Marcel Suebu, mengatakan tempat wisata ini direncanakan akan kembali dibuka. Kalau sebelumnya hanya memiliki dua kolam renang buatan, nantinya akan ada pula wisata hutan lindung dibawah kaki gunung Robhonghollo (Cycloop).

“Sejak banjir itu tidak lagi dibuka. (Selama ini) yang menjadi daya tarik CPA Hirosi adalah dua kolam renng buatan itu,” jelasnya ketika ditemui Jubi di kediamannya, Senin (18/11/2019).

Pasca banjir bandang Sentani yang terjadi pada 16 Maret silam, wisata alam Hirosi yang memiliki dua kolam buatan ini kesulitan untuk mengalirkan air ke kolam-kolam tersebut. Akhirnya pihak pengelola memutuskan untuk sementara waktu menutup tempat wisata tersebut.

Saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun depan, CPA Hirosi termasuk salah satu objek wisata di Kabupaten Jayapura, yang akan ditawarkan kepada para tamu yang akan datang.

Loading...
;

“Kita juga membagun komunikasi di setiap sektor, seperti Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura dan ProvinsiPapua, untuk dapat membantu kami supaya bisa menghidupkan kembali kolam buatan ini,” jelas Marcel Suebu.

“Kami nanti juga akan aktifkan kembali wisata alam hutan lindung. Di hutan lindung ini nanti kami akan memperkenalkan beberapa jenis tanaman yang ada dan juga mereka bisa merasakan sejuknya udara segar di hutan lindung. Selain itu ada beberapa view yang bisa dipotret dan juga bisa pakai selfi begitu bagi yang suka selfi,” imbuhnya.

Di dalam hutan lindung, kata Suebu, juga akan ditanam sagu di setiap spot yang ditentukan untuk bagaimana masyarakat bisa tahu dan mencintai sagu.

“Nanti kami akan buat Arboretum Noken yaitu tanaman-tanaman yang kami jaga di cagar alam Hirosi, yang merupakan bahan baku pembuatan noken. Di hutan lindung ini nanti akan ada 5 sampai 10 jenis pohon yang bisa dilihat oleh setiap pengunjung yang hendak datang, dan itu ada dari berbagai suku, baik suku di pesisir, pantai, danau, dan gunung, semua ada,” jelasnya.

Selain kolam renang buatan dan hutan lindung, CPA Hirosi juga menawarkan wisata tempat mendaki.

“Nanti akan ada tempat mendaki yaitu Bukit Umang. Bukit Umang itu bagus sekali dan perjalanan untuk sampai di puncak itu membutuhkan waktu 30-40 menit berjalan kaki dan dari situ mereka bisa lihat indahnya kota Sentani,” jelas Suebu.

Seorang warga Sentani, Ira, mengatakan sejak banjir bandang Maret silam ia belum mendengar ada kabar CPA Hirosi akan dibuka kembali.

“Saya senang karena airnya itu segar dan udara di sana segar, tidak seperti di tempat lain itu tentu akan berbeda sekali,” ucapnya.

Perempuan asal Medan ini mengatakan dirinya berharap wisata alam ini dapat dibuka kembali karena CPA Hirosi sangat berbeda dengan tempat wisata lain.

“Dinas Pariwisata kalau bisa dapat memperhatikan wisata alam yang ada seperti CPA Hirosi dan Kali Bak. Kenapa karena wisata ini yang rusak ini merupakan wisata alami, airnya tanpa didaur ulang, semuanya itu alami sekali,” kata Ira. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top