Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Daerah ini kekurangan ribuan guru SD dan SMP

Ilustrasi pengajar, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Lebak, JubiPemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, masih kekurangan tenaga guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) untuk jenjang SD dan SMP. Total angka kekurangan itu mencapai 3 ribu guru.

“Kami terpaksa mengatasi kekurangan guru itu dengan mengangkat guru tidak tetap (GTT), ” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi, Senin (19/8/2019).

Baca juga : Pengurus sekolah yayasan di Papua inginkan regulasi dari Pemerintah

Infografis : Kabupaten Mamberamo Raya tunggak gaji guru

Loading...
;

Ini alasan Disdik Mambra tunggak gaji guru hingga miliaran

Pemerintah Kabupaten Lebak setiap tahun mengusulkan kekurangan guru tersebut kepada pemerintah pusat lewat pengangkatan status guru PNS. Namun, jumlah kuota penerimaan guru untuk Kabupaten Lebak relatif kecil dan tidak sebanding.

Saat ini, jumlah guru SD dan SMP di Kabupaten Lebak yang berstatus PNS tercatat di atas 6.000 orang. “Sedangkan kekurangan guru hingga kini sebanyak 3 ribu orang untuk bertugas di 28 kecamatan,” kata Wawan menambahkan.

Meski kekurangan guru berstatus PNS, tetapi pihak sekolah mengedepankan kualitas mutu pendidikan di antaranya mengoptimalkan pelatihan  kependidikan, workshop dan kegiatan Bimbingan Tekhnis kependidikan.

Selain itu juga memberdayakan Kegiatan Kerja Guru (KKG) jenjang guru SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk guru SMP.

“Kami bekerja keras untuk meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan guna mempersiapkan pendidikan yang unggul dan berkompetitif,” katanya.

Tercatat pemerintah daerah juga selalu mengalokasikan perbaikan pendidikan gedung SD dan SMP.

Kepala Bidang Pemerintah dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak, Paryono, telah  mengalokasikan pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan rehabilitasi tingkat SD/SMP sebesar Rp10,5 miliar melalui dana alokasi khusus (DAK) 2019.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung program pendidikan sejalan dengan “Lebak Pintar” yang dicanangkan Bupati,” kata Paryono.

Menurut dia pendidikan  sangat menentukan generasi unggul yang memiliki sumber daya manusia (SDM).

“Kami berharap pembangunan RKB dan rehabilitasi gedung sekolah dapat mendongkrak angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi melanjutkan (APM) dalam bersekolah,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top