Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Danau Sentani dan hutan sagu perlu sentuhan tangan terampil

Warga mengolah sagu menjadi bahan pangan, di Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Keberadaan hutan sagu dan Danau Sentani bagai dua sisi mata uang. Kedua potensi alam itu sangat tidak terpisahkan bagi Warga Sentani.

Hutan sagu maupun Danau Sentani menjadi sumber utama penghidupan warga setempat. Dari hutan sagu, mereka bisa memeroleh papeda sebagai makanan pokok. Dari Danau Sentani, mereka memeroleh ikan air tawar, terutama jenis gabus sebagai lauk dan sumber protein.

Hutan sagu maupun Danau Sentani juga memiliki potensi ekonomi. Prospeknya sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik.

“Pekerjaan di kota saat ini sudah tidak tersedia (sulit dicari). Lebih baik di kampung saja, memanfaatkan potensi yang dimiliki (alam),” kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Minggu (19/1/2020).

Bupati Awoitauw menyarankan pemuda yang telah menamatkan sekolah atau kuliah agar kembali ke kampung halaman masing-masing. Mereka bisa mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama bersekolah atau kuliah dengan mengelola potensi alam setempat.

“Diskusikan (konsep pengelolaannya) dengan pemerintah kampung, tokoh-tokoh adat dan masyarakat. Jangan buang waktu dan energi (dengan) hanya duduk-duduk (nongkrong) di kafe dan warung, untuk membicarakan hal yang tidak bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Loading...
;

Awoitauw  kembali menyampaikan pemerintah daerah tetap berkomitmen mengganti hutan sagu yang digusur oleh proyek infrastruktur Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Mereka telah menyiapkan lahan untuk pembibitan dan penanaman kembali sagu. Namun, lagi-lagi Awoitauw  tidak menjelaskan pelaksanaan dan lokasi lahan pengganti tersebut.

“Semua pihak harus saling mendukung dan mencari solusi. Tidak bisa hanya melihat satu kesalahan tanpa memberikan masukan yang berguna bagi semua orang, termasuk (kepada) pemerintah daerah,” katanya.

Pegiat pelestarian sagu Marshall Suebu mengibaratkan Danau Sentani sebagai ibu kandung yang menjaga dan merawat masyarakat setempat. Adapun hutan sagu menjadi harta paling berharga buat mereka.

“Hutan sagu dan Danau Sentani memang tidak bisa dipisahkan (keberadaannya). Dari sanalah sumber kehidupan masyarakat. Apa pun caranya, kita harus menjaga dan merawat dua potensi sumber daya (alam) ini,” kata Suebu. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top