Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Database pelajar dan mahasiswa Papua akan diserahkan ke gubernur

Gubernur Papua Lukas Enembe (batik merah) didampingi istri Yulce Enembe (batik coklat) dan beberapa pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Papua saat mengunjungi Universitas Rhode Island Amerika – Jubi/Humas

Jayapura, Jubi – Biro Otonomi Khusus Provinsi Papua dalam waktu akan menyerahkan database mengenai jumlah pelajar dan mahasiswa asli Bumi Cenderawasih, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri ke Gubernur Papua Lukas Enembe.

Kepala Biro Otonomi Khusus Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan adanya data valid terkait jumlah pelajar dan mahasiswa bertujuan untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) asli Papua.

“Ini sesuai dengan instruksi gubernur pada kami, yang mana bertujuan menjadi database yang digunakan untuk kerjasama beasiswa dengan pihak pemerintah, BUMN, BUMD maupun perusahaan multinasional yang saat ini beroperasi di Papua,” kata Rumaropen melalui rilis pers kepada Jubi di Jayapura, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya, langkah Gubernur Papua dalam membangun kerjasama dengan pemerintah di dalam dan luar negeri serta perusahaan-perusahaan multinasional merupakan upaya kongkrit Pemprov Papua mencari sumber sumber pembiayaan lain untuk membantu pelajar dan mahasiswa asli Papua yang sedang kuliah di dalam negeri dan luar negeri.

Langkah Gubernur Papua itu dianggapnya juga mengantisipasi pembiayaan beasiswa bagi anak anak Papua di waktu mendatang. Mengingat, batas waktu penyaluran dana Otsus untuk Papua akan berakhir pada 2021.

“Selama ini sumber pembiayaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Papua berasal dari Dana Otsus. Oleh karena itu, pak gubernur telah memikirkan langkah jangka panjang untuk membuka kerjasama dengan BUMN dan perusahaan multinasional untuk memberikan beasiswa bagi anak-anak Papua,” ujarnya.

Loading...
;

Aryoko Rumaropen menambahkan, keberadaan database jumlah pelajar dan mahasiswa asli Papua juga sangat diperlukan guna mempermudah pengawasan, monitoring dan evaluasi perkembangan pendidikan pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe saat melakukan pertemuan dengan para pelajar dan mahasiswa Papua di Oregon, Port Island dan Detroit beberapa waktu lalu meminta agar anak-anak Papua yang mendapat dukungan beasiswa dari Pemprov Papua agar menyelesaikan studi tepat waktu.

“Pembiyaan beasiswa ini dari dana Otsus dan akan berakhir di 2021, makanya semua mahasiswa harus menyelesaikan tepat waktu. Kalian yang sudah selesai kuliah jangan hanya berharap menjadi PNS tetapi cari peluang kerja di luar negeri,” kata Enembe.

Ia tekankan, pendidikan menjadi modal utama pembangunan di Tanah Papua dimasa depan. Oleh karenanya generasi Papua harus menyiapkan diri sejak dini, guna menghadapi perubahan dunia yang berkembang pesat di berbagai bidang dan sektor pembangunan.

“Iman dan rohani kita menjadi modal dasar di Papua dan pendidikan adalah bagian utama untuk menopang pembangun di masa depan,” ujarnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top