Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Datang terlambat dan tanpa keterangan, 108 peserta tes CPNS tak lolos tahap lanjutan

Bupati Jayapura, Mathius Awoiauw, saat foto bersama dengan peserta tes CPNS tahap kedua, beberapa waktu lalu –  Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jayapura, Aleks Rumbobiar, mengatakan hasil tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, yang dilaksanakan pada 19 Juni lalu, 108 orang dinyatakan tidak lolos seleksi tahap selanjutnya.

“Dari 20.813 yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama administrasi, pada tahap kedua tes, ada 108 orang yang tidak lolos karena datang terlambat dan tanpa keterangan,” jelas Aleks, saat dihubungi di Sentani, Kamis (11/7/2019).

Dikatakan, dari hasil tes ini, pihaknya telah melaporkan hasilnya kepada BKPSDM Provinsi, BKN Pusat, dan Menpan RB.

“Dari hasil seleksi ini, kita harapkan pemerintah pusat juga harus memahami kondisi daerah, sehingga kebijakan pemerintah pusat melalui perintah Presiden yang dalam pertemuan bersama kepala daerah di Istana Bogor bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Loading...
;

Dari pertemuan tersebut, kata Aleks, Pemerintah Pusat harus kembalikan hasil tersebut kepada pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten untuk mengumumkan secara resmi hasil tes CPNS tersebut.

“Dari hasil seleksi ini, panitia seleksi nasional dan Kemenpan RB tidak punya hak untuk memutuskan hasilnya, karena terkait hasil tes sudah dikomunikasikan dengan Presiden oleh kepala daerah masing-masing dan itu menjadi dasar kita untuk mengumumkan hasil tes CPNS yang telah dilaksanakan,” katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura,  Korneles Yanuaring, mengatakan hak sepenuhnya berada di tangan panitia, yakni BKPSDM Kabupaten Jayapura sebagai pelaksana teknis.

“Alasan datang terlambat dan tanpa keterangan ini perlu menjadi perhatian serius, apakah kurang sosialisasi soal waktu dan tempat tes, atau memang pesertanya yang datang terlambat dan tanpa keterangan, ini soal teknis dan semua kebijakan ada di tangan panitia,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top