Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Demonstran Hong Kong blokade layanan kereta

Ilustrasi protes demontrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Hong Kong, Jubi – Ratusan pemrotes Hong Kong memblokade layanan kereta pada jam sibuk pada Selasa, (30/7/2019) pagi. Kondisi itu menimbulkan kekacauan pergerakan kereta penumpang.

Penghadangan tersebut merupakan gerakan terbaru anti-pemerintah yang mengacaukan wilayah bekas jajahan Inggris itu. Gelombang unjuk rasa, yang dimulai tiga bulan lalu untuk menentang rancangan undang-undang ekstradisi, kini berubah menjadi gerakan anti-pemerintah kota dan tuan politiknya di Beijing.

berita terkait :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Loading...
;

Hong Kong, Jubi – Ratusan pemrotes Hong Kong memblokade layanan kereta pada jam sibuk pada Selasa, (30/7/2019) pagi. Kondisi itu menimbulkan kekacauan pergerakan kereta penumpang.

Penghadangan tersebut merupakan gerakan terbaru anti-pemerintah yang mengacaukan wilayah bekas jajahan Inggris itu. Gelombang unjuk rasa, yang dimulai tiga bulan lalu untuk menentang rancangan undang-undang ekstradisi, kini berubah menjadi gerakan anti-pemerintah kota dan tuan politiknya di Beijing.

Berita terkait : Protes baru kembali guncang Hong Kong

RUU ekstradisi Hong Kong dinyatakan batal

Suara Generasi Baru Radikal Warnai Hasil Pemilu Hong Kong

RUU Ekstradisi yang mereka protes tersebut bisa membuka kemungkinan warga Hong Kong dibawa ke China untuk diadili.

“Bukan niat kami membuat orang-orang merasa tidak nyaman, tapi kami perlu membuat pihak berwenang mengerti kenapa kami melakukan protes. Kami akan terus melakukan ini sejauh diperlukan,” kata Sharon, 21 tahun, yang mengikuti protes sambil mengenakan penutup muka.

Beberapa pengunjuk rasa meneriakkan “Bebaskan Hong Kong”, dan “Revolusi Milik Kita”.

Penyelenggara layanan kereta MTR Corp mengatakan beberapa layanan terganggu. MTR meminta para calon penumpang kereta agar mencari alternatif kendaraan.

Hong Kong, yang dikembalikan oleh Inggris ke China pada 1997, terperosok ke dalam krisis politik terburuk dalam beberapa dasawarsa terakhir ini.

Kekacauan terjadi setelah gelombang protes berlangsung selama dua bulan dan disertai dengan kekerasan. Keadaan itu menimbulkan tantangan bagi para penguasa Partai Komunis di Beijing.

China pada Senin menegaskan dukungannya bagi pemimpin Hong Kong yang sedang menghadapi penentangan, Carrie Lam, beserta kepolisian kota tersebut. China juga mendesak masyarakat Hong Kong untuk menentang kekerasan. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top