Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Desa di Kabupaten Sigi ini ditetapkan KLB diare

Ilustrasi, pixabay.com

Terdapat 105 orang rawat jalan, enam orang rawat inap, dua orang pasien dirujuk, serta dua orang meninggal.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sigi, Jubi – Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) diare Desa Anca, Kecamatan Lindu. Penenetapan dilakukan setelah ratusan warga setempat mengalami peristiwa diare disertai mual dan muntah, sejak Minggu (12/1/2020).

“Kronologisnya, pada hari Minggu (12/1) mulai terjadi kunjungan pasien yang tak lain warga Desa Anca ke Pusat Kesehatan Masyarakat Lindu. Keluhan mereka buang air besar terus menerus disertai mual dan muntah-muntah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kabupaten Sigi, Roland Franklin, ,Selasa, (14/1/2020).

Esok harinya, pada Senin kemarin, terjadi peningkatan kunjungan yang luar biasa ke Puskesmas Lindu oleh warga Desa Anca dengan keluhan yang sama. Jumlah mereka mencapai ratusan orang.

“Kami bersama tim kesehatan langsung menuju ke sana sekitar pukul 09.00 pagi. Tim dokter menyimpulkan terjadi peningkatan kasus diare ringan sampai berat,” kata Roland menambahkan.

Loading...
;

Hingga saat ini data pasien terdapat 105 orang rawat jalan, enam orang rawat inap, dua orang pasien dirujuk, serta dua orang meninggal.

“Perlu diketahui bersama bahwa pasien yang meninggal kemungkinan dengan penyerta lainnya karena pasien berusia 60 tahun ke atas dan masuk kategori lansia (lanjut usia),” kata Roland menjelaskan.

Ia menyatakan hingga saa ini, ia belum bisa menyimpulkan penyebab mereka mengalami hal tersebut. Namun berdasarkan keterangan beberapa korban, kemungkinan mereka mengalami diare akibat makanan yang disantap dalam suatu acara pada Sabtu (11/1/2010).

Tim kesehatan dari Dinkes Sigi dibantu Dinkes Provinsi Sulteng melakukan beberapa langkah penanganan, di antaranya pelayanan siaga peningkatan kasus diare dalam satu minggu ke depan di daerah itu.

“Tim kesehatan yang dilengkapi dengan dokter secara bergantian akan berjaga di PKM Lindu sekaligus melakukan upaya promotif dan preventif untuk mencegah bertambahnya korban,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top