Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dewan Adat Keerom: Dalam satu minggu, kami harus sudah punya wakil bupati

Keterangan pers Dewan Adat Keerom dan sejumlah tokoh pemuda dari Keerom yang berlangsung di Jayapura, Kamis (18/7/2019). – Jubi/Hengky Yeimo.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sekertaris Dewan Adat Kabupaten Keerom Laurens Borotian mendesak Bupati Keerom dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Keerom untuk segera menyelesaikan proses pengusulan pelantikan Wakil Bupati Keerom. Dewan Adat Keerom memberi tenggat waktu pelantikan Wakil Bupati Keerom hingga pekan depan.

“Hari ini kami sudah bertemu dengan Sekertaris Daerah Provinsi Papua dan Bupati Keerom, membahas mengenai rencana pelantikan Wakil Bupati Kabupaten Keerom. “Paling lambat waktunya satu minggu. Jadi, selama satu minggu [ini] kami harus sudah mempunyai wakil bupati definitif,” kata Borotian dalam keterangan pers bersama sejumlah tokoh pemuda Keerom yang berlangsung di Jayapura pada Kamis (18/7/2019).

Jabatan Wakil Bupati Keerom telah kosong sejak ditinggalkan Muhammad Markum yang harus naik menjadi Bupati Keerom, setelah Bupati Keerom sebelumnya, Celcius Watae meninggal dunia pada 10 Januari 2018. Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Keerom pada 26 November 2018 telah memilih Piter Gusbager sebagai Wakil Bupati Keerom dalam periode sisa waktu 2018-2021.

Akan tetapi hingga kini Gusbager belum juga dilantik menjadi Bupati.  Proses pengusulan pelantikan Gusbager itu macet gara-gara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai pengusung Celcius Watae-Muhammad Markum dalam Pemilihan Kepala Daerah 2015 lalu belum menerbitkan rekomendasi bagi Gusbager untuk mengisi jabatan Wakil Bupati Keerom.

Loading...
;

Borotian mengatakan, pemilihan Wakil Bupati Kabupaten Keerom sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di DPRD Keerom”Oleh sebab itu Bupati dan partai PKS tidak boleh menunda pelantikan Wakil Bupati Kabupaten Keerom. Sebab itu perintah dari Gubernur Provinsi Papua dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua,” katanya.

Dewan Adat Keerom berharap Gusbager dapat segera dilantik menjadi Wakil Bupati Keerom karena masyarakat Keerom sudah jenuh menantikan pelantikan itu. “Kami menuntut sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mekanisme yang ada dalam undang-undang,” katanya.

Secara terpisah Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe akan segera memanggil Bupati Keerom Muhammad Markum untuk meminta penjelasan terkait macetnya proses pengusulan pelatinkan Wakil Bupati Keerom itu. Ia menyatakan proses pengusulan Gusbager harus segera dituntaskan, mengingat masyarakat Keerom terus mempertanyakan mengapa Gusbager tidak kunjung.

“Kami  berulangkali memanggil Pak Bupati Keerom dan semua dinas terkait untuk rapat bersama. Kementerian Dalam Negeri [meminta] rekomendasi PKS [terkait usulan Gusbager mengisi posisi Wakil Bupati Keerom, namun rekomendasi itu] belum dikeluarkan. Kami ingin mendengar langsung alasan [PKS tidak menerbitkan rekomendasi itu], dengan harapan proses pengusulan pelantikan Wakil Bupati tidak menuai masalah,” kata Hery Dosinaen di Jayapura, Kamis (18/7/2019). (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top