Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Di Balikpapan, otoritas bandara turun tangan awasi harga tiket pesawat

Konter tiket Garuda di Jayapura – Jubi/Sindung Sukoco

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan menginspeksi lima maskapai penerbangan untuk memeriksa kepatuhan mereka dalam menjalankan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Dalam Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan menyatakan maskapai di Balikpapan mematuhi aturan itu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Antara di Jakarta pada Senin (20/5/2019) mengatakan inspeksi itu bagian dari pengawasan tarif tiket pesawat. “Kami akan terus mengawasi tarif tiket pesawat dan meminta operator penerbangan untuk mematuhi aturan tarif batas atas atau TBA yang disahkan 15 Mei 2019, lalu,” kata Polana.

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan menginspeksi sejumlah maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan lima rute penerbangan, Batik Air sebanyak tiga rute, Sriwijaya Air sebanyak delapan rute, Lion Air sebanyak 13 rute dan Citilink sebanyak lima rute.

Garuda Indonesia dengan kategori pelayanan penuh mematok harga tiket Rp1.880.400 untuk rute Balikpapan – Jakarta, sama dengan TBA dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019. Harga itu masih lebih rendah dibandingkan TBA versi Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 tahun 2019 yang mencapai Rp 2.185.100.

Loading...
;

Batik Air mematok harga Rp1.164.300 untuk layanan penuh rute Balikpapan – Tarakan. Harga tiket layanan menengah Sriwijaya Air rute Balikpapan – Banjarmasin pada Senin mencapai Rp811.200. Layanan berbiaya murah dari Lion Air untuk rute Balikpapan – Yogyakarta dijual dengan harga tiket Rp1.324.900. Seluruh tarif itu lebih rendah dari TBA yang diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019.

Polana menjelaskan Ditjen Hubud sebagai regulator diberikan mandat untuk mengatur dan mengawasi tarif tiket, untuk melindungi konsumen dari tarif pesawat yang tinggi. Selain itu, persaingan usaha di antara maskapai penerbangan nasional harus dijaga tetap sehat. “Bila terjadi pelanggaran, penumpang bisa melaporkan ke posko Lebaran yang terbesar di 36 bandar udara,” ujar Polana.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top