Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dianggap lebih efisien, kartu nikah mulai diterapkan

Kepala KUA Heram, Muhammad Nur saat diwawancara – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin mengatakan, sudah mendistribusikan sejumlah kartu nikah kepada pasangan pengantin yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Diterapkan mulai akhir Januari 2019. Teman-teman di Kantor Urusan Agama (KUA) sudah melakukan pencetakan kartu nikah,” kata Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Syamsuddin, saat ditemui di Kantor Kemenag Kota Jayapura, Rabu (13/2/19).

Menurut Syamsuddin, sebelum menerapkan kartu nikah, KUA di Kota Jayapura diberikan sosialisasi, setelah itu diberikan alat pencetak kartu nikah.

“Laporan dari temen-temen di KUA, alhamdulillah sudah berhasil. Setiap bulan saya diberikan laporan jumlah pasangan yang melangsungkan pernikahan di KUA tapi saat ini belum dapat karena kartu nikah ini baru diterapkan akhir Januari 2019,” jelasnya.

Syamsuddin menjelaskan, adanya kartu nikah ini sebagai solusi atas keluhan efesiensi buku nikah yang besar dan sulit untuk dibawa kemana-mana.

Loading...
;

“Karena kalau dalam bentuk buku agak besar dan dibawa kemana-mana kalau kena air bisa rusak, kalau dalam bentuk kartu sangat efisien dan dilengkapi dengan barcode apabila disorot di barcode maka akan keluar semua data pasangan suami istri,” ungkapnya.

Syamsuddin menambahkan, buku nikah belum terintegrasi dengan data kependudukan yang lain, sementara kartu nikah bisa disinergikan dengan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil sehingga memberikan data yang lebih akurat.

Sementara itu, Kepala KUA Heram, Muhammad Nur mengatakan, sudah melakukan pencetakan kartu nikah sejak akhir Januari 2019. Selain mendapat buku nikah, pasangan pengantin juga mendapatkan kartu nikah.

“Untuk lebih detailnya saya belum tau perkembangannya karena saya sudah 10 hari ada di Makassar. Yang jelas mulai akhir Januari sampai saat ini kami sudah terbitkan kartu nikah. Pada prinsipnya untuk memudahkan masyarakat,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada Jubi.

Menurut Nur, pasangan suami istri saat ini tidak perlu kerepotan, karena dengan mudah bisa memastikan bahwa pernikahan yang dilakukan legal, tinggal menunjukkan saja barcode atau kode batang yang ada di kartu tersebut jika sewaktu-waktu terdapat pemeriksaan.

“Misalnya kalau mau menginap di hotel suami istri tidak perlu lagi dikasih lihat buku nikah tapi tunjukkan saja barcodenya di kartu nikah, saat di scan (pindai) hasilnya muncul bahwa betul ada fotonya berdua, tanggal berapa nikahnya dan di mana tempat nikahnya,” jelasnya. (*)

 

 

Editor : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top