HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dirut RSUD Yowari akui keberadaan incinerator di RS tersebut tidak tepat

Dirut RSUD Yowari akui keberadaan incinerator di RS tersebut tidak tepat

Incinerator yang berada di lingkungan RSUD Yowari – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (Dirut RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura, Petronela Risamasu, mengakui keberadaan incinerator –alat pembakar sampah yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis– di rumah sakit tersebut sangat tidak tepat.

“Memang sangat tidak tepat, tetapi karena sudah dibangun di situ kita mau apalagi,” ujar Petronela, saat ditemui di Sentani, Rabu (19/6/2019).

Untuk pengoperasian alat pembakar sampah medis tersebut, kata Petronela, petugas selalu menyesuaikan dengan kondisi cuaca, arah angin, dan waktu.

“Karena dekat dengan bangunan rumah sakit, maka kami tidak akan membakar sampah medis ini ketika angin kencang atau cuaca yang tidak mendukung. Sampah dibakar ketika situasi dan kondisinya mendukung,” jelasnya.

Petronela juga mengatakan untuk limbah basah, RSUD Yowari sudah punya Intalasi Pengelola Air Limbah (IPAL) yang memadai, sehingga semua bentuk limbah cair diarahkan ke Ipal.

Sementara itu, Adrianus, salah satu keluarga pasien di RSUD Yowari, mengatakan selama dirinya mendampingi keluarganya yang sakit, incinerator di rumah sakit tersebut sama sekali tidak difungsikan atau jarang sekali digunakan.

“Terlihat dari keberadaannya memang sangat mengganggu karena berada agak sedikit ke depan dari seluruh bangunan untuk pasien rawat inap, lalu bangunannya seperti tidak terurus,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)