Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Disnaker harapkan pencari kerja rajin ikuti pelatihan kerja

Para pencaker saat mengurus kartu kuning di kantor Disnakertrans Kabupaten Jayapura. – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Provinsi Papua menyarankan para pencari kerja memperdalam keterampilan kerja dengan memanfaatkan pelatihan dan pembinaan yang dilakukan di kabupaten/kota. Peningkatan keterampilan kerja akan meningkatkan daya saing pencari kerja.

Kepala Disnaker Papua, Yan Piet Rawar mengatakan pelatihan dan pembinaan sangat diperlukan guna mengubah pola pikir setiap pencari kerja (pencaker). Pencaker diharapkan bisa memanfaatkan peluang atau kesempatan kerja apapun, tidak hanya berharap pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saja.

“Ini perlu dilakukan terobosan-terobosan. Apa yang diperoleh [pencaker] dari pelatihan itu dapat digunakan untuk membuka lapangan kerja sendiri, [ataupun meningkatkan] kemampuan bersaing dengan sesamanya yang datang dari luar Papua,” kata Rawar di Jayapura, Minggu (8/12/2019).

Menurut Rawar, saat ini pemerintah provinsi, kota dan kabupaten banyak menyusun program pelatihan maupun pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal. Pelatihan itu dirancang agar para pencaker memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang sesuai.

Rawar menyatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020 akan menambah kesempatan kerja di Papua, karena penyelenggaraan PON melibatkan berbagai sektor. “Pencaker tidak boleh tinggal diam atau jadi penonton ketika PON nanti. Apapun peluang yang ada, silahkan diambil, sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Jangan lewatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Loading...
;

Rawar mengatakan seseorang yang tidak memiliki pekerjaan tidak akan memilik pendapatan. Tanpa pendapatan, orang itu tidak akan mampu membiayai dirinya maupun keluarganya.

“Jika ini terjadi, maka bisa dikatakan kemiskinan absolut, karena tidak mampu memenuhi kebutuhan makan, minum dan kebutuhan lainnya. Ini yang menjadi tugas pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat untuk bekerja,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Bagas Susilo, mengatakan jumlah pengangguran di Papua pada Agustus 2019  mencapai 67.173 orang. Jumlah itu bertambah 5.288 orang dibanding Februari 2019 dan bertambah sebanyak 8.417 orang dibanding keadaan Agustus 2018.

“Selama 1 tahun terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Papua mengalami peningkatan dari 3.20 persen pada Agustus 2018 menjadi 3,65 persen pada Agustus 2019. Mirip dengan kondisi Februari 2019 meningkat dari 3,42 persen menjadi 3,65 persen,” kata Bagas. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top