Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

DKP diminta fungsikan kapal pengawas perikanan secara baik

Uji coba kapal pengawas KN. Korase milik Dinas Kelautan dan Perikanan Papua – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua diinta memfungsikan kapal pengawas perikanan, KN. Korase secara baik. Keberadaan kapal pengawas itu merupakan hibah dari pemerintah yang diharapkan dapat meminimalisari angka pencurian ikan di perairan Papua.

“Memang idealnya mesti ada empat kapal pengawas di Papua. Namun, satu kapal yang sudah ada ini kami harap bisa difungsikan dengan baik,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, saat peresmian dan uji coba kapal pengawas, di Galangan Kapal DKP Dok VII Jayapura, Jumat (13/12/2019).

Baca juga : DKP Papua sebut wilayah WPP 717 masih aman dari limbah nikel Papua Nugini 

DKP Papua : TPI bukan tempat berjualan ikan

DKP Papua imbau warga tak takut konsumsi ikan danau

Selain itu Musa’ad  berharap kehadiran kapal pengawas modern menjadi awal baik dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Papua di bidang kelautan dan perikanan.

Loading...
;

“Saya harap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Papua membuat terobosan nyata serupa, agar seluruh kekayaan alam di Papua, dapat dicegah dari upaya pencurian,” ujar Musa’ad menambahkan.

Menurut Musa’ad kekayaan alam Papua masih banyak, termasuk di laut yang layak dimanfaatkan secara baik. “(Kekayaan itu) Tidak di laut saja, tapi juga di hutan seperti kayu dan pertambangan,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, FX. Mote, mengaku yakin kehadiran kapal pengawas KN. Korase mampu menjalankan fungsinya dalam hal pengawasan di wilayah Pegelolaan Perikanan (WPP) 1717.

“Kami yakin kapal ini bisa meminimalisasi penangkapan ikan secara liar maupun pengambilan ikan tidak sesuai izin penangkapan. Kapal ini akan kami fungsikan secara baik,” kata Mote.

Ia menjelaskan kapal pengawas KN Korase sepanjang 16 meter itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus 2019. Kapal ini mampu beroperasi dengan kecepatan maksimal sekitar 50 knot per jam. “Kapal ini juga dilengkapi dengan peralatan modern seperti GPS yang fungsinya melacak letak karang dan dipastikan tak bakal kehilangan arah,” kata Mote menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top