DKP Mukomuko kembalikan dana asuransi nelayan

DKP Mukomuko kembalikan dana asuransi nelayan

Kapal nelayan sedang parkir di Tempat Pendaratan Ikan Hamadi, Kota Jayapura, Papua. – Jubi/Ramah

“Kami akhirnya menggunakan dana bantuan premi asuransi nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mukomuko, Jubi  – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, segera mengembalikan dana premi asuransi sebanyak 2 ribu orang nelayan yang urung digunakan tahun ini.

“Rencananya dana tersebut dikembalikan ke pemda. Kami akhirnya menggunakan dana bantuan premi asuransi nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Nasyyardi, Minggu, (19/5/2019).

Berita terkait : Nelayan lokal keluhkan bantuan jaring

Setelah Kampung Nelayan Hamadi selesai

Jembatan di Kampung Nelayan Hamadi belum bisa dijadikan daerah tujuan wisata

Pemerintah setempat  telah mengalokasikan dana sebesar Rp150 juta dalam APBD murni untuk membayar premi asuransi sebanyak 2 ribu nelayan setempat. Namun dana itu batal digunakan dana itu agar peruntukan dana dengan tujuan yang sama ini tidak tumpang tindih dengan program asuransi nelayan dari KKP.

Menurut Nasyyardi, pendanaan kegiatan asuransi nelayan dari APBD dan APBN sama, termasuk persyaratan untuk mendapatkan. Nelayan harus memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

“Selain itu dana untuk membayar premi asuransi nelayan setempat yang bersumber dari APBD tahun ini lebih kecil dibandingkan dana untuk membayar premi asuransi nelayan dari KKP,” kata Nasyyardi, menjelaskan.

Baca juga : Tuna tangkapan nelayan Kota Jayapura dilirik investor luar negeri

Dinas Perikanan dorong nelayan bentuk koperasi simpan pinjam

Kehabisan BBM, Dua nelayan terombang-ambing di Teluk Saireri

Tercatat Kabupaten Mukomuko tahun ini mendapatkan kuota bantuan premi asuransi nelayan untuk 500 orang dari KKP, jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya 369 orang nelayan setempat.

DKP Mukomuko saat ini masih terus melakukan pengambilan data masyarakat nelayan yang akan diusulkan sebagai penerima bantuan asuransi nelayan dari KKP.

“Saat ini petugas masih melakukan penginputan data nelayan, dan penginputan data ini selesai setelah lebaran Idul Fitri atau bulan Juni tahun ini,”katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)