Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

DPMK rekrut 14 tenaga operator pendamping dana kampung

Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Kampung Kota Jayapura, Jacobus Itaar – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Pemerintahan Masyarakat Kampung Kota Jayapura sedang merekrut 14 orang tenaga operator untuk mendampingi aparat kampung menjalankan aplikasi sistem keuangan desa. Operator aplikasi komputer itu dibutuhkan agar aparat 14 kampung yang ada di Kota Jayapura lebih mudah menyusun dokumen pertanggungjawaban dana kampung.

Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura, Jacobus Itaar menyatakan perekrutan 14 orang operator pendamping itu dilakukan karena tidak semua aparat kampung dapat menjalankan komputer dan piranti lunak sistem keuangan desa (Siskedes). “Padahal, dalam Musyawarah Rencana Pengembangan mendatang, pelaporan surat pertanggungjawaban dana kampung harus disusun dalam aplikasi Siskedes,” kata Itaar di Jayapura, Jumat (1/3/2019).

Menurut Itaar, hingga kini pihaknya baru berhasil merekrut sembilan orang operator pendamping. Para operator itu direkrut dari kalangan mahasiswa asli Papua yang sudah lulus dari Universitas Satya Wacana Salatiga, Jawa Tengah.

“Kami masih kekurangan lima orang operator pendamping lagi. Kami masih mencari lagi lulusan perguruan tinggi yang lain. Tenaga operator ini sangat dibutuhkan untuk membantu kepala kampung dan bendahara kampung. Penggunaan aplikasi Siskedes itu diwajibkan sebagai bagian membangun transparansi pengelolaan dana kampung,” jelas kata Itaar.

Tokoh masyarakat di Kelurahan Hamadi, Deky Muabuai meminta pemerintah jangan asal merekrut pendamping. Muabuai meminta DPMK Kota Jayapura memastikan kemampuan para operator itu mendampingi aparat kampung. “Jangan sampai saat bekerja mereka tidak memahami tugas dan pekerjaannya, sehingga pengelolaan dana kampung menjadi tidak tepat sasaran,” ujar Muabuai.

Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan program dana kampung membaiki kualitas hidup warga kampung.

Loading...
;

“Partisipasi masyarakat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan kampung yang sesuai dengan kampung itu sendiri. Tanpa partisipasi masyarakat, kegiatan pembangunan akan gagal. Begitu juga dengan dana kampung,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top