Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

DPR Papua pastikan penyusunan sejumlah Raperda tak ada unsur politik

Ketua Bapemperda DPR Papua, Ignasius W Mimin – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPR Papua, Ignasius W Mimin memastikan tidak ada unsur politik dalam penyusunan sejumlah rancangan peraturan daerah khusus/rancangan peraturan daerah Provinsi.

Pernyataan itu dikatakan Mimin kepada Jubi untuk menampik adanya anggapan yang menyebut ada unsur politis dalam  penyusunan enam raperdasi/raperdasus inisiatif DPR Papua dan empat raperdasi/raperdasus usulan eksekutif.

“Jangan ada anggapan bahwa ini ada kaigan dengan politik. Tidak ada itu,” kata Mimin Kamis (25/6/2019)

Beberapa Raperdasus yang dibahas diantaranya pergantian nama Bandara Udara Sentani di Kabupaten Jayapura menjadi Bandara Theys Hiyo Eluay dan Raperdasus Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, serta Raperdasus penyelesaian pelanggaran HAM.

Loading...
;

Menurutnya, alasan pihaknya membuat Raperda pergantian nama Bandara Sentani menjadi Bandara Theys Hiyo Eluay karena almarhum mantan Presidium Dewan Papua itu merupakan tokoh di Papua dan Papua Barat.

“Almarhum Theys Eluay ini bukan hanya tokoh di Sentani, Kabupaten Jayapuya, tapi tokoh di di Tanah Papua. Papua dan Papua Barat. Apalagi makam Theys berada tepat di jalan keluar masuk Bandara Sentani. Jangan ada yang mempolitisir perubahan nama Bandara Sentani ini,” katanya

Sementara untuk Raperdasus Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, serta Raperdasus penyelesaian pelanggaran HAM merupakan amanat Bab XII pasal 45, 46, dan 47 UU Otsus Papua tentang hak asasi manusia.

“Misalnya tentang KKR, itu ada pada pasal 46 UU Otsus Papua. Kami bukan mengada-ada, hanya berupaya mengimplementasikan amanat UU Otsus,” ujarnya.

Selain merampungkan enam Raperdasus inisiatif DPR Papua, Bapemperda juga telah merampungkan tiga Raperdasi dan satu revisi Perdasus usulan eksekutif.

Raperdasus dan raperdasi usulan eksekutif yakni revisi Raperdasus tentang perubahan keanggotaan DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan periode 2014-2019, Raperdasi pemberian nama Stadion Lukas Enembe untuk Stadion Papua Bangkit, Raperdasi perubahan bentuk badan hukum PD Irian Bhakti menjadi PT Irian Bhakti dan Raperdasi tentang pemberian nama Jembatan Hamadi Holtekham Kota Jayapura menjadi Jembatan Youtefa.

Anggota Bapemperda DPR Papua, Thomas Sondegau mengatakan pekan depan DPR dijadwalkan melakukan sosialisasi publik terhadap 10 raperdasus/raperdasi yang pembahasan telah rampung itu ke lima wilayah adat.

“Kami butuh masukan dari berbagai pihak di wilayah adat Mamta, Saireri, Animha, Lapago dan Meepago terhadap raperdasi/raperdasus yang telah kami rampungkan pembahasannya itu,” kata Thomas Sondegau. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top