Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

DPRD Deiyai akan temui Kajari Nabire dan Kapolda Papua

Sebanyak 20 anggota DPRD saat sidang APBD 2020 di Aula Kantor DPRD Deiyai. –Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Deiyai, Jubi – Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Deiyai berencana akan menemui Kepala Kejaksaan Negeri Nabire dan Kepala Kepolisian Daerah Papua. Pertemuan ini terkait pembebasan sembilan tahanan kasus aksi antirasisme Deiyai.

“Kami 20 orang DPRD Deiyai sudah sepakat bertemu Kajari Nabire dan Kapolda Papua, supaya mereka [sembilan tahanan] dibebaskan,” ujar Ketua DPRD sementara, Petrus Badokapa, setelah sidang APBD 2020 di Aula Kantor DPRD Deiyai, Senin (20/1/2020).

Pihaknya juga berjanji menemui Kapolda Papua untuk menjelaskan jalannya aksi antirasisme, sampai terjadinya pembacokan anggota TNI, penembakan warga sipil, hingga penangkapan.

“Itu supaya Kapolda memahami. Kami akan meminta dengan hormat agar Kapolda memerintahkan kepada Kajari Nabire, Kapolres Deiyai, dan Perwira Penghubung Deiyai untuk membebaskan sembilan pemuda itu,” ucapnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Deiyai, Naftali Magai, mengatakan kesembilan pemuda itu adalah korban, karena kejadian rusuh bermula di belakang Kantor Bupati. Di saat bersamaan sembilan orang ini, sedang berorasi di halaman Kantor Bupati.

“Begitu ada anggota TNI tabrak Yulianus Takimai, massa mengamuk dan membacok anggota TNI, akhirnya terjadi letusan senjata api dan sembilan orang ditangkap,” katanya. (*)

Loading...
;

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top