HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dua pemuda Papua, berjualan koran untuk biaya kuliah

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Awan Sol (19 tahun), pemuda asal Kabupaten Yahukimo, mahasiswa Teologi Baptis Papua di Kota Jayapura. Selain melakukan rutinitasnya sebagai mahasiswa, ia juga harus bekerja berjualan koran untuk memenuhi kebutuhannya. Awam Sol biasa menjajakan koran dagangannya di depan bekas kantor Merpati, Abepura, Kota Jayapura.

“Koran mau laris habis langsung itu tergantung bagusnya berita koran saja,” ucapnya, saat ditemui Jubi di tempat dia biasa berjualan, Rabu (4/7/2018).

Sebelum ke kampus, ia biasa bangun lebih awal untuk berjualan koran terlebih dahulu. Dalam sehari Awan mengambil 30-50 eksemplar untuk dijual di sekitar Abepura.

Kalo laku 10 koran berarti dapat Rp 100 ribu. Kalo yang laku 20 koran, berati dapat Rp 200 ribu. Saya biasa jual itu pagi hari. Jual koran dulu sebelum kuliah. Sudah waktu kuliah, saya ke kampus. Baru selesai kuliah saya lanjut jual sisa yang saya taruh itu,” jelasnya.

Loading...
;

Ia juga menjelaskan dari hasil pendapatan berjualan koran ini ia dapat mencukupi kebutuhan makan minum dan uang mengerjakan tugas di kampus.

“Karena orang tua petani jadi dari hasil berjualan ini dapat mencukupi juga,” kata Awan Sol.

Dengan latar belakang orangtua yang petani, belum tentu orangtua dapat mengirimkan uang kuliah setiap bulan dan tepat waktu. Jalan lain supaya tetap bisa bertahan hidup di Kota Jayapura, ia harus bekerja keras sambil kuliah.

“Orangtua petani, jadi kalo ada berkat mereka kirim, kalo tidak ada itu mereka tidak kirim berkat buat saya,” ucapnya.

Hal lain dilakukan oleh Robi Wenda, mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura. Karena terkendala biaya kuliah, terpaksa ia harus cuti kuliah dan memanfaatkan kesempatan cuti untuk berjualan koran di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura.

“Hari-hari saya jual koran Jubi dan Cepos saja. Biasa jualan di Bandara Sentani. Di sini orang paling senang baca Jubi,” katanya, saat ditemui Jubi di Bandara Sentani.

Dalam sehari koran yang ia ambil paling banyak 25-30 eksemplar.

“Dengan berjualan ini hasilnya saya bisa pakai untuk kebutuhan saya sehari-hari. Jadi dengan berjualan seperti ini uang ada, bisa bantu uang transport dan kebutuhan lainnya. Sebagian ditabung untuk lanjut kuliah,” ucap Robi. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)