Dugaan keterlibatan TNI/Polri dan politisi di tambang emas ilegal

Dugaan keterlibatan TNI/Polri dan politisi di tambang emas ilegal

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Aktivitas penambangan emas ilegal yang dilakukan oleh masyarakat yang bermukim di wilayah Kampung Mosom II, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo mulai meresahkan para pemilik ulayat.

Timeus Aruman Sekretaris Ikatan Suku Una, Kopkaka, Pese dan Arumtap kepada Jubi melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (24/8/2018) mengatakan, selain tanpa melibatkan pemilik ulayat,  penambangan yang dilakukan selama tiga bulan terakhir ini diduga melibatkan warga non Papua, oknum TNI/Polri serta politikus yang membantu dan memberi izin secara diam-diam kepada para pendulang ini.

"Ini sudah menjadi rahasia umum, terutama di wilayah Korowai dan Ukam. Ada keterlibatan politikus dan oknum OPD yang melibatkan masyarakat pendulang-pendulang emas dan menjadi fasilitator dan sponsor pribadi mereka," katanya.

Ia meminta legislatif untuk bekerja maksimal, dengan meminta pemerintah menutup dan mengusir para pendulang emas ilegal tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRD komisi A bidang Pemerintah Hukum dan HAM Kabupaten Yahukimo Tepinus Waroman berjanji akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut.

"Saya sudah menerima laporan bahwa mereka yang melakukan pendulangan adalah warga non Papua, juga anak-anak dari para penginjil,” katanya.

Ia berharap juga para pemimpin gereja terutama gereja GIDI dan GJRP yang melakukan pelayanan di sana dapat menegur anggota jemaatnya yang melakukan pendulangan di sana. (*)

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)