HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dukungan darah bagi Ananias Wambay, pasien kanker mata di RSPAD Gatot Subroto

Ananias Wambay, pasien kanker mata yang akan menjalani operasi di RSPAD Gatot Subroto Jakarta – Jubi/IST

Sentani, Jubi – Ananias Wambay (11) pasien kanker mata yang dirujuk dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, Papua Barat ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta beberapa waktu lalu, membutuhkan bantuan darah untuk menjalani operasi.

Informasi tersebut beredar melalui pesan singkat di Whatsapp Group (WAG) di kalangan anak-anak Papua yang bekerja di Jakarta.

Mendapat informasi tersebut, Tim Futsal Monas United, yang beranggotan sejumlah ASN asli Papua yang bekerja di sejumlah kementerian dan lembaga di Jakarata Pusat, berinisiatif mendonorkan darah mereka.

Koordinator Tim Monas United, Jack Mebri, melalui pesan singkatnya, mengatakan pada 17 Mei lalu, setelah mendapat informasi melalui WAG, pesan tersebut diteruskan lagi kepada semua anggota tim futsal dan langsung bergegas menuju RS Gatot Subroto.

“Yang dibutuhkan Adek Ananias adalah golongan darah B. Jadi satu dari anggota tim yang golongan darahnya sama telah mendonorkan darahnya buat Ananias,” jelas Jack Mebri, ASN di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, melalui pesan singkatnya, Senin (20/5/2019).

Loading...
;

Jack Mebri yang meneruskan pesan Muhammad Bayu sebagai pendonor darah kepada Ananias mengatakan dirinya turut merasakan kepedihan dan kesakitan yang dialami Ananias beserta keluarganya, sudah sepatunyalah kita saling membantu.

“Kita semua bersaudara, walaupun beda suku dan agama. Ananias ini juga ade saya, sehingga saya juga merasa terpanggil untuk memberikan bantuan donor darah sebanyak tiga kantong, semoga saja dapat berguna dalam proses operasi nanti,” ujar Bayu, sapaan akrabnya yang anggota Paspampres RI.

Sementara itu, Leo Wambay, ayah Ananias, yang turut menemani anaknya di RS Gatot Subroto, menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim Futsal Monas United yang bersedia datang dan melalui salah satu anggotanya telah mendonorkan darahnya bagi anaknya.

“Setelah di sini (Jakarta-Red), kami juga bingung mau minta bantuan ke siapa. Syukur ada teman-teman yang merespons dengan cepat untuk membantu anak kami. Tuhan senantiasa memberkati saudara-saudara dalam semua pekerjaan yang dijalani,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top