Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dukungan kepada Taiwan di Pasifik melemah

Bendera Taiwan di depan kedutaan besarnya di Honiara diturunkan. – RNZI/Facebook/ Maverick Peter Seda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Taipei, Jubi – Taiwan mengalami dua pukulan besar di Pasifik minggu ini setelah Kepulauan Solomon dan Kiribati memutuskan hubungan kedua negara dengannya dan beralih ke Tiongkok. Hanya dalam empat hari, sekutu Taiwan turun dari 17 menjadi 15 negara, semakin mengasingkan pulau itu dari seluruh dunia, sementara Beijing dengan agresif berupaya mendekati segelintir negara yang masih mengakui pemerintah di Taipei.

Jumat lalu (20/9/2019), Presiden Kiribati, Taneti Maamau, telah membenarkan spekulasi dengan mengumumkannya di radio nasional negara itu. Kiribati juga beralih ke Tiongkok. Pengumuman itu juga mendatangkan teguran dari Taiwan.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri, Joseph Wu berkata, Taiwan ‘sangat menyesali dan mengecam keputusan pemerintah Kiribati’ dan menuduh Presiden Maamau memiliki ‘ekspektasi yang sangat tidak realistis tentang Tiongkok.’

Menurut pernyataan itu, Presiden Maamau baru-baru ini meminta bantuan keuangan dari Taiwan, yang akan digunakan membeli pesawat terbang untuk maskapai nasionalnya, Air Kiribati. Pemerintah Taiwan telah menyarankan untuk meminjamkan uang agar digunakan untuk membeli pesawat, namun pemerintah Kiribati berkeras meminta sumbangan.

Loading...
;

“Menurut informasi yang diperoleh oleh Taiwan, pemerintah Tiongkok telah berjanji untuk menyediakan semua dana yang diperlukan untuk pengadaan beberapa pesawat terbang dan feri komersial, janji ini mendorong Kiribati untuk mengalihkan hubungan diplomatiknya,’ tulis pernyataan itu.

Presiden Maamau dan pemerintah Kiribati tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar hingga Sabtu (22/9/2019).

“Kita tidak memahami keputusan itu,” kata Sir Ieremia Tabai, mantan presiden Kiribati yang sekarang menjabat sebagai MP oposisi.

“Dalam pemilu terakhir mereka berkata kepada masyarakat bahwa tidak akan ada perubahan dalam hal mengakui Taiwan, jadi kami sangat terkejut karena mereka mengambil keputusan itu sekarang. Mereka tidak memiliki mandat untuk mengubah pengakuan terhadap Taiwan,” tegas Sir Ieremia.

Namun tidak seperti Kepulauan Solomon, itu bukan pertama kalinya Kiribati berpindah. Sejak 1980, selama 23 tahun, Kiribati memiliki hubungan politik dengan Beijing. Kiribati bahkan menjadi salah satu lokasi stasiun pelacak satelit Tiongkok di Tarawa Selatan, dekat fasilitas serupa milik AS di Kepulauan Marshall.

Hal ini berubah saat mantan Presiden Anote Tong beralih untuk mengenal Pemerintah Taiwan pada 2003, dan fasilitas stasiun dan kedutaan besar Tiongkok di Tarawa pun diabaikan. Sir Ieremia mengungkapkan jika blok oposisi terpilih menjadi pemerintah dalam pemilu yang akan dilaksanakan tahun depan, maka hubungan diplomatik akan dialihkan sekali lagi ke Taiwan.

Kepulauan Marshall dan Palau telah kembali menegaskan dukungan mereka untuk Taipei, dan perdana menteri baru Tuvalu, Kausea Natano, pada Jumat (10/9/2019), juga menegaskan dukungan negaranya. Namun, pemerintah dan presiden Nauru yang baru, Lionel Aingimea, belum mengumumkan secara terbuka hubungan negaranya dengan Taiwan. (RNZI/Jamie Tahana)


Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top