Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Efektifitas pemerintahan kampung adat tunggu penyesuaian administrasi

Elisa Yarusbra – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pencairan dana desa untuk pemerintahan kampung adat terkendala persoalan birokrasi. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura masih mengurus penyesuaian persyaratan administratif di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pencairan dana desa untuk pemerintahan kampung adat harus berdasarkan surat keputusan bupati, dan penomoran kampungnya tercatat di Kemendagri. Selama ini (pencairannya) tidak ada masalah, kecuali program (pembangunannya) tidak termuat dalam APBK (anggaran pendapatan dan belanja kampung),” kata Kepala DPMK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusbra, Senin (11/11/2019).

Kabupaten Jayapura menjadi  daerah satu-satunya yang memberlakukan kembali sistem pemerintahan desa berbasis kampung adat di Indonesia. Pemberkasan administrasi kepemerintahannya sudah lengkap dan disesuaikan dengan perubahan status tersebut. Saat ini, tinggal peregistrasian serta pengodean wilayah di pemerintah pusat, dan ditargetkan rampung pada tahun depan.

Yarusbra mengklaim sistem pemerintahan kampung adat berjalan cukup baik di Kabupaten Jayapura. Setiap usulan program pembangunan pada APBK dibahas dan diputuskan melalui musyarawah rencana pembangunan (musrenbang) kampung.

Loading...
;

Pembentukkan pemerintahan kampung adat, menurutnya merupakan amanah sesungguhnya dari Undang Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. “Ketika membicarakan otsus, orang meributkan uangnya saja. Bentuk fisik (wujud pembangunannya) tidak ada.”

Pemberlakuan kembali sistem pemerintahan desa berbasis kampung adat, sebelumnya dianggap tidak efektif oleh Kepala Kampung Adat Yoboi, Zefanya Wally. Produk administrasi mereka tidak diakui keabsahannya oleh perbankan, saat pencairan dana desa. Wally bersama masyarakat Yoboi pun menuntut pembubaran sistem perkampungan adat karena dianggap hanya menghambat pembangunan di wilayah mereka. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top