Tim DVI telah identifikasi empat jenazah lagi

Tim DVI telah identifikasi empat jenazah lagi

Marthen Kedeng, orangtua dari korban Septian Bida Kedeng saat menunjukkan foto anaknya yang menjadi korban banjir bandang – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification Kepolisian Daerah Papua bertambah lagi menjadi 33 jenazah. Sejumlah empat korban yang teridentifikasi pada Selasa (19/3/2019) sore. identitas keempat korban itu adalah Saryana, Septian Bida Kedeng, Enagap Kogoya, dan Ubena Murib.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kota Jayapura, Ajun Komisaris Besar dr Hery menyatakan dua dari keempat jenazah yang teridentifikasi pada Selasa sore telah diserahkan kepada pihak keluarga. “Sore ini kami sudah mengidentifikasi empat jenazah, dan dua diantaranya telah kami serahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan dua jenazah lainnya masih di kamar jenazah, karena belum ada pihak keluarganya,” kata dr. Hery di Jayapura, Selasa.

Baca Polda Papua turunkan 15 anjing pelacak

Hujan sangat deras yang mengguyur Kabupaten Jayapura sepanjang Sabtu malam telah mengakibatkan banjir bandang yang menerjang sembilan kelurahan di Kabupaten Jayapura. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Senin (17/3/2019) pukul 17.00 WP menyatakan 72 warga Kabupaten Sentani meninggal dunia akibat banjir bandang itu. Selain itu, 74 warga terluka.

Hujan deras juga mengguyur Kota Jayapura sepanjang Sabtu malam, dan menyebabkan tanah longsor yang menimbul rumah warga di Bukit Ampera, Kota Jayapura pada Minggu dini hari. Longsoran itu menyebabkan tujuh warga meninggal dunia, dan melukai lima warga lainnya. Total jumlah korban meninggal dunia dari bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura dan tanah longsor di Kota Jayapura adalah 79 orang.

Baca Gemuruh murka Robhong Holo

Proses identifikasi 69 jenazah korban meninggal dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura. Sejak Minggu hingga Selasa sore, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 33 jenazah, yang terdiri dari 26 jenazah korban banjir bandang Kabupaten Jayapura dan 7 jenazah korban tanah longsor Kota Jayapura. Tim DVI masih beupaya mengidentifikasi 36 jenazah lainnya.

Marthen Kedeng, orangtua korban Septian Bida Kedeng, mengatakan saat banjir bandang menerjang Kabupaten Jayapura pada Sabtu lalu anaknya sedang berada di perumahan BTN Doyo.”Anak saya ini tinggal di BTN Doyo. Dia menjaga rumah kakaknya. Dia belum menikah. Saya sangat kehilangan anak saya, apalagi meniggalnya ini karena bencana alam,” katanya.

Dikatakan, saat ini dirinya akan membawa jenazah anaknya untuk disemayamkan di belakang Hotel Agung, Argapura, Kota Jayapura.”Rencananya almarhum akan kami kebumikan besok (Rabu, 20/3/2019),” ujarnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)