Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Empat kapal pesiar ditolak otoritas kesehatan Tonga

Kapal Pesiar Sea Princess di Pelabuhan Vuna, Nuku’alofa. – Loop Tonga

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Empat kapal pesiar telah diperintahkan untuk tidak berlabuh dari Tonga pekan ini, akibat arahan yang dikeluarkan kemarin, 11 Februari 2020, oleh Kementerian Kesehatan negara itu.

Pejabat Plt. CEO Kementerian Kesehatan, Dr. Reynold ‘Ofanoa mengeluarkan perintah tersebut untuk mencegah pengenalan, atau penyebaran atau ancaman signifikan lainnya terhadap kesehatan masyarakat di Kerajaan Tonga

Perintah itu berlaku untuk empat kapal pesiar yang dijadwalkan sampai pada 12 Februari dan 15 Februari 2020. Termasuk di antaranya MS Astor, MV Columbus, Crystal Serenity, dan Wind Spirit.

Penduduk setempat telah mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa kapal pesiar dan kapal lainnya yang tiba langsung dari luar negeri dapat membawa virus corona ke Tonga.

Meski menolak kapal-kapal pesiar itu berpengaruh langsung pada perekonomian lokal, para pejabat yakin bahwa kerugiannya akan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jika virus itu menyebar di Tonga.

Keputusan ini sejalan dengan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang meminta negara-negara untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dalam menghentikan penyebaran virus corona.

Loading...
;

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji upaya Tiongkok karena mengambil tindakan sigap di Wuhan dan provinsi lainnya yang terkena dampak virus corona untuk “memperlambat penyebaran virus corona ke seluruh dunia”.

COVID-19 secara resmi diakui sebagai saudara dari virus corona Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS (SARS-CoVs), oleh Komite Taksonomi Virus Internasional. Komite ini telah menetapkan COVID-19 sebagai virus corona SARS 2 (SARS-CoV-2).

Menurut Radio New Zealand, Kantor Pariwisata di Nuku’alofa berkata perintah untuk menolak kapal pesiar datang langsung dari Pejabat Plt. Kementerian Kesehatan.

Kapal-kapal pesiar itu dilaporkan akan menuju perairan Suva dan Selandia Baru.

Upaya pencegahan tambahan atas kapal-kapal pesiar telah diberlakukan di berbagai negara sejak kapal Diamond Princess dikarantina di Jepang, dengan 135 penumpang terkena virus itu.

Sementara itu, Pemerintah Kepulauan Mariana telah mengirim sampel dari satu pasien yang diduga terkena virus corona ke Amerika Serikat untuk diuji. (Matangi Tonga)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top