HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Empat lansia di rumah jompo dilayani 24 jam

Para lansia sedang foto bersama pimpinan Panti Asuhan St. Vincentius Merauke, Sr. Florensia N Hokeng, ALMA – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pimpinan Panti Asuhan St. Vincentius Merauke, Sr. Florensia N Hokeng, ALMA, mengungkapkan empat lansia yang tinggal di rumah jompo, dilayani 24 jam oleh suster maupun pengasuh dip anti tersebut.

“Minimal satu oma dilayani dua pengasuh. Karena harus ekstra membantu apa saja ketika mereka butuhkan. Memang mengurus lansia, jauh lebih rumit dibandingkan anak-anak disabilitas,” ungkap Hokeng, kepada Jubi, Jumat (22/3/2019).

Dikatakan, para lansia ini kembali seperti anak kecil lagi. Olehnya, penanganan harus ekstra dilakukan karena ada saja yang diinginkan oleh mereka.

Dari empat lansia tersebut, demikian Hokeng, satu di antaranya beragama Islam yakni Oma Aty.

Loading...
;

“Memang dia sudah janda dan tak memiliki keluarga. Awalnya sakit dan menjalani perawatan di RSUD Merauke. Setelah sembuh, dibawa ke Yasanto,” katanya.

Sementara di Yasanto, menurutnya, hanya menangani pasien yang berstatus ODHA. Sehingga setelah dikomunikasikan, akhirnya diantar ke Panti Asuhan St. Vincentius, pada Agustus 2018 silam.

“Pelayanan kami di Panti Asuhan St. Vincentius tak memandang agama maupun suku serta ras. Kami memberikan kesempatan kepada Oma Aty untuk berdoa setiap hari sesuai ajaran Islam,” katanya.

Ditanya apakah kapasitas ruangan  terbatas sehingga hanya menampung empat lansia, Hokeng mengatakan bukan persoalan fasilitas tetapi tenaga yang mendampingi serta melayani secara rutin setiap saat.

“Kami masih memiliki tiga ruangan. Untuk sementara waktu ditempati oleh anak-anak tuna netra. Namun bisa dimanfaatkan kembali menampung para lansia, ketika sudah ada orang yang siap menjaga dan mendampingi,” katanya.

Theresia Samkakai, salah seorang lansia mengaku perlakukan para pendamping terhadap mereka sangat baik.

“Apa saja yang kami butuhkan dilayani,” ungkapnya.

Bahkan, menurutnya, pelayanan dilakukan 24 jam.

“Terima kasih banyak untuk para suster dan pendamping yang tak kenal kata lelah dalam melayani kami,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top