Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Empat Parpol berkoalisi membentuk fraksi gabungan di DPR Papua

Ilustrasi kantor DPR Papua – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Agus Kogoya menyatakan pihaknya bersama Partai Garuda, Partai Keadilan Sejatera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersepakat berkoalisi untuk membentuk satu fraksi gabungan di DPR Papua pada periode 2014-2019.

Ia mengatakan, perolehan kursi PKB di DPR Papua tiga kursi, PKS satu kursi, Partai Garuda satu kursi, dan PPP satu kursi.

“Ketiga partai ini sudah pasti bergabung dengan kami, sudah ada pembicaraan, dengan kami. PKS pembicaraannya sudah di tingkat pimpinan,” kata Agus Kogoya, Sabtu (2/11/2019).

Terkait nama fraksi gabungan antara partai PKB, PPP, PKS, dan Partai Garuda katanya, akan dibicarakan bersama partai terkait. Begitu juga siapa yang nantinya menempati posisi pimpinan fraksi, wakil pimpinan fraksi, sekretaris fraksi dan bendahara.

Loading...
;

“Mesti kami musyawarahkan dulu bersama partai koalisi. Kami tidak bisa memutuskan secara sepihak,” ucapnya.

Pimpinan sementara DPR Papua, Jhoni Banua Rouw menyatakan DPR Papua akan mengawali pembentukan alat kelengkapan dewan dengan pembentukan fraksi, yang direncanakan pada pekan ini.

Menurutnya, setelah itu, sebanyak 55 anggota DPR Papua yang dilantik pada 31 Oktober 2019, akan mengikuti pembekalan pada pekan kedua November 2019.

“Sekembalinya dari pembekalan, barulah DPR Papua akan menyusun tata tertib dan membentuk alat kelengkapan dewan. Misalnya komisi, badan anggaran, badan pembentukan peraturan daerah, dan badan musyawarah, badan kehormatan,” kata Jhoni Banua Rouw.

Katanya, sesuai tata tertib dewan yang berlaku kini, maksimal akan ada tujuh fraksi di DPR Papua. Partai yang dapat membentuk fraksi sendiri, karena perolehan kursinya memenuhi syarat, yakni NasDem (delapan kursi), Demokrat (delapan kursi), PDI Perjuangan (tujuh kursi), PAN (enam kursi), Golkar (enan kursi) dan Gerindra (lima kursi).

“Partai lain yang hanya memperoleh satu hingga tiga kursi akan berkoalisi dengan partai lain membentuk fraksi gabungan. Akan ada dua fraksi gabungan partai nantinya,” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top