Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Empat WNA Australia dideportasi akibat ikut demo anti rasisme di Sorong

Empat WNA Australia saat dideportasi dari Sorong ke Negara asal. (Jubi/dokumentasi pribadi)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sorong, Jubi –  Empat orang turis asing asal Australia dengan tujuan pulau wisata Raja Ampat, Papua Barat, Senin (02/9/2019) dideportasi pihak Imigrasi Sorong yang diduga terlibat dalam aksi massa  demo warga Papua anti rasisme pada 27 Agustus 2019 lalu.

Empat orang turis asing tersebut dideportasi pihak Imigrasi Sorong, Senin (2/9/2019) dengan pesawat Batik Air tujuan Jakarta melalui Makasar, kemudian diterbangkan ke Australia, Senin malam.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Sorong, Cun Sudirharto mengatakan bahwa keempat warga negara asing tersebut dideportasi pulang ke negaranya karena melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Menurut Cun, keempat turis negara asing tersebut bersama salah seorang rekan mereka yang masih ada di Sorong saat ini masuk ke Indonesia dengan izin berwisata.

Loading...
;

“Mereka menggunakan kapal ke Raja Ampat melalui Banda Neira Maluku. Namun, kapal mereka rusak sehingga mampir di Kota Sorong pada tanggal 10 Agustus 2019 dengan alasan mencari alat kapal,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

Pada saat berada di Kota Sorong, keempat orang asing tersebut melihat demonstrasi masyarakat Sorong menolak rasisme yang juga membawa bendera bintang kejora.  Pihak berwajib lantas mengamankan mereka karena melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

“Dari beberapa foto di lapangan mereka terlihat sempat membawa bendera bintang kejora (bendera OPM) berukuran kecil) dan ikut dalam pawai demonstrasi warga Papua Menuju Kantor Walikota Sorong.”ujarnya.

Hasil pemeriksaan pihak Imigrasi, keempat orang turis asing tersebut mengakui tidak mengetahui apa arti demo tersebut. Mereka diajak warga setempat yang mengatakan bahwa unjuk rasa ini adalah festival budaya.

“Seorang rekan mereka masih di Sorong bersama kapalnya karena tidak terlibat demo anti rasisme,” katanya.

Aparat kepolisian di Sorong masih mendalami keterlibatan pihak  asing dalam aksi demo tersebut yang berujung pada pengibaran bendera bintang kejora di jalanan dan di Kantor Walikota Sorong oleh para pedemo.

Data yang dihimpun Jubi, adapun inisial ‎empat WN Australia yang dideportasi dari Sorong, Papua Barat, ke negara asalnya Australia yakni BT (37),  DCM (36), HDJ (31) dan CRI (25). (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top