Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Enam anggota MRPB ajukan PK

Yusak Kambuaya, satu dari enam anggota MRPB yang melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan PTUN Jayapura dan putusan MA. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Polemik enam kursi di lembaga Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRPB)  berlanjut, walau putusan Mahkamah Agung (MA) belum juga dilaksanakan oleh Mendagri dan Pemerintah Papua Barat untuk melantik enam calon anggota MRPB pemenang gugatan (Leonard Yarolo cs).

Babak baru, kini digulirkan oleh enam anggota MRPB aktif sebagai (pihak ketiga) yang seharusnya diganti oleh  Leonard Yarolo cs berdasarkan putusan MA. Merekapun sedang menempuh jalur hukum melalui upaya Peninjauan Kembali (PK)  terhadap putusan PTUN Jayapura dan putusan MA yang memenangkan gugatan Leonard Yarolo cs.

Tak hanya itu, mereka (enam anggota MRPB aktif), sedang melakukan gugatan terhadap  satu anggota panitia seleksi (pansel) pada pencalonan anggota MRPB periode 2017/2022 berinisial FW. Gugatan terhadap FW telah dilaporkan ke Pengadilan Negeri Jakarta.

Yusak Kambuaya satu dari enam  anggota MRPB aktif membenarkan, bahwa dia dan lima rekannya sedang melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan PTUN Jayapura dan MA serta memperkarakan satu anggota pansel MRPB atas nama FW, ke PN Jakarta.

Loading...
;

“Kami tidak tinggal diam, karena bukan kehendak kami sendiri menduduki kursi MRPB sejak dilantik. Tetapi  berdasarkan SK Gubernur dan Mendagri. Jadi upaya hukum yang kami tempuh yaitu  lakukan PK. Kami sudah laporkan sejak 8 September 2019 ke PN Jakarta,” ujar Kambuaya.

Kambuaya menyebutkan, gugatan kedua di PN Jakarta, juga terhadap anggota Pansel MRPB atas nama Filep Wamafma, karena adanya dugaan kejanggalan yang merugikan enam anggota MRPB aktif sehingga menguatkan gugatan Leonard Yarolo cs di PTUN Jayapura hingga dinyatakan menang.

“Hanya itu dua gugatan yang sedang kami tempuh di PN Jakarta,” ujarnya kepada Jubi belum lama ini di Manokwari.

Sementara ketua MRPB, Maksi Nelson Ahoren mengamini, jika enam anggotanya sedang melakukan gugatan ke PN Jakarta sejak dua pekan lalu.

“Saya sudah terima tembusan gugatan itu, dan ada juga tembusan ke Kesbangpol dan Gubernur Papua Barat, ujarnya, Selasa (17/9/2019).

Sementara, Filep Wamafma mantan anggota timsel pencalonan anggota MRPB periode 2017/2022 yang dikonfirmasi, enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait hal tersebut. Dia mengakui bahwa yang berwenang memberikan keterangan adalah Biro hukum Pemprov Papua Barat.

“Saya tidak mau komen. Itu tugas Biro Hukum Papua Barat untuk menjelaskan,” ujar Filep Wamafma melalui pesan singkatnya.

Catatan Jubi, enam anggota calon anggota MRPB pemenang gugatan sesuai putusan MA adalah Leonard Yarolo, Ismael I.Watora, Yafet V.Wainarisi, Lusiana I.Hegemur, Aleda E.Yoteni dan Rafael Sodefa. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top