Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

FHI Papua ancam tak ikut PON, legislator: Ini masalah serius

Anggota Komisi V DPR Papua, Yohanis Ronsumbre – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi V DPR Papua bidang pendidikan, olah raga dan kesehatan, Yohanis Ronsumbre menilai ancaman pengurus Federasi Hockey Indonesia (FHI) Papua yang tidak akan ambil bagian dalam PON XX di Papua, 2020 mendatang jika pembangunan venue cabang olahraga (cabor) itu tidak dibangun Kabupaten Biak adalah masalah serius, yang mesti segera dicarikan solusi.

Ia mengatakan, ancaman itu harus menjadi pertimbangan Pemprov Papua, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, KONI Papua dan Panitia Besar (PB) PON.

“Saya pikir ini mesti menjadi perhatian dan pihak terkait perlu duduk bersama dengan pengurus Federasi Hockey Papua mencari kesepahaman,” kata Ronsumbre kepada Jubi, Selasa (26/2/2019).

Ia mengatakan, upaya pengurus FHI Papua agar venue cabor hockey dibangun di Biak sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Bahkan gubernur Papua telah menyurati presiden meminta lokasi pembangunan venue cabor hockey dalam Instruksi Presiden (Inpres) tentang PON Papua, diubah.

Loading...
;

“Selama ini cabor hockey Papua telah berprestasi di level nasional hingga internasional, dan para atlet hockey itu tinggal di Biak,” ujarnya.

Menurutnya, inilah salah satu alasan pengurus FHI Papua meminta pembangunan venue hockey dilakukan di kabupaten tersebut agar setelah even empat tahunan itu berakhir, fasilitas cabor itu tidak mubazir.

Kata Ronsumbre, beberapa waktu lalu ia berkomunikasi dengan Plt. Kadisorda Papua terkait keinginan pembangunan venue hockey di Kabupaten Biak. Namun yang bersangkutan menyatakan tidak bisa karena Inpres PON yang menjadi acuan pembangunan venue cabor belum direvisi.

Selain itu lanjutnya, alasan lain pihak Disorda pembangunan hockey di Doyo, Kabupaten Jayapura kini sedang berlangsung, dan anggaran sudah digunakan. Siapa yang akan bertanggung jawab terhadap penggunaan anggaran itu jika pembangunan venue hockey di Doyo dihentikan.

“Tadi saya baru berkomunikasi dengan Wakil Ketua FHI Papua, dan ia meminta kami membantu menfasilitasi mengenai permintaan itu. Disorda dan pihak terkait perlu segera bagaimana caranya mencari solusi,” ucapnya.

Wakil Ketua FHI Papua, Yotam Wakum mengatakan, pihaknya tak akan ambil bagian dalam PON mendatang jika pembangunan venue hockey dilakukan di kabupaten lain (bukan di Biak).

“Kami kecewa karena tidak ada kepastian pembangunan venue hockey di Biak. Kalau dibangun di tempat lain, setelah PON saran itu tidak akan digunakan lagi karena semua atlet hockey ada di Biak,” kata Wakum.

Menurutnya, lokasi pembangunan venue cabor itu di Biak sudah disiapkan. Kini bagaimana keseriusan pihak terkait di provinsi mendorong pengerjaan pembangunan.

“Kami harap gubernur Papua mempertimbangkan itu,” ucapnya.

Akhir Oktober 2018 lalu, Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan venue hockey akan dibangun di Biak guna pembinaan jangka panjang cabor itu.

“Pembangunan venue hockey di Biak karena selama ini pembinaan para atlet hockey dilakukan di sana,” kata Lukas Enembe usai bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Kantor Kementerian PUPR kala itu. (*)

 

Editor :  Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top