Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Gaji ratusan guru di daerah ini telat dibayar

Ilustrasi guru, pixabay.com

Jangan sampai menurunkan kualitas yang berujung pada terganggunya pelayanan pendidikan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Ambon, Jubi  – Gaji ratusan guru di kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, diketahui telat dibayar. Hal itu menimbulkan keresahan karena Pemkab setempat belum membayar mereka.

“Kami tidak mengetahui adanya keterlambatan pembayaran gaji ratusan guru dan biasanya dibayarkan oleh pihak mana, apakah Disdikbud atau BPKAD, tetapi yang jelas mereka harus memperhatikan transferan gaji para guru secara periodik,” kata Ketua Komisi D DPRD Provinsi Maluku, Saadiah Uluputty, Senin, (18/3/2019).

Baca juga : Kemendikbud: Sudah diberi kesempatan tes, guru K2 tidak ikut

Loading...
;

20 SD dan lima SMP di Jayawijaya dapat tambahan guru kontrak

Masyarakat Tailarek demo, desak Kadistrik dan guru diganti

Saadiah menyatakan pembayaran gaji secara periodik dan tepat waktu sangat dibutuhkan para guru agar tidak menganggu konsentrasi mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Ia menegaskan keterlambatan pembayaran gaji ratusan guru di kecamatan Salahutu jangan sampai menurunkan kualitas mereka yang berujung pada terganggunya pelayanan pendidikan.

“Yang dikhawatirkan, para guru ini akan berpikir untuk mencari alternatif lain guna menutupi kebutuhan hidup mereka sehingga menganggu proses belajar mengajar, khususnya di kecamatan Salahutu,”  kata Saadiah menambahkan.

Baca juga : Dana Kampung bisa dipakai untuk mengurus orang terlantar

Pemkab Biak Numfor akan kontrak 750 guru

Tahun ini, Kabupaten Jayapura masih akan rekrut 200 guru kontrak

Menurut Saadiah para guru sedang fokus meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Maluku, namun jika hak mereka belum dibayarkan, dikhawatirkan akan mempengaruhi tugas dan fungsi sebagai pengajar dan pendidik.

Ia menegaskan salah satu ujung tombak pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Pendidikan adalah guru. Kesejahteraan guru harus diperhatikan agar pendidikan di Maluku khususnya di Kabupaten Maluku Tengah bisa terus berkembang.

Tercatat ratusan guru di Kecamatan Salahutu, pulau Ambon, mengeluhkan pembayaran gaji dari Disdikbud Maluku Tengah yang biasanya ditransfer ke rekening mereka melalui bank. Biasanya gaji ratusan guru ini telah ditrasfer ke rekening melalui PT Bank Maluku-Maluku Utara setiap tanggal  7 bulan berjalan.

Baca juga :Guru kontrak solusi pendidikan di Mappi

Hanya tersisa satu guru honorer di SMPN Tabonji

Tetapi untuk Maret 2019, ternyata hingga Senin (18/3) gaji ratusan guru ini belum juga ditransfer ke rekening masing-masing guru tanpa alasan yang jelas. Para guru menduga keterlambatan pembayaran gaji akibat Disdikbud Maluku Tengah ingin mengembalikan proses pembayaran lewat uptd Salahutu dan tidak lagi melalui bank agar bisa mendapatkan jatah preman.

Para guru yang meminta identitasnya tidak disebutkan ini juga menduga gaji mereka sengaja diperlambat dalam proses pembayarannya, karena gaji 13 dan 14 pada 2019 akan dibayar melalui UPTD Salahutu dan tidak melalui bank, mereka juga menolak rencana tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top