Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Galanita Persipura selangkah menuju final setelah menang dramatis 5-4 atas Tira Persikabo

Skuat Galanita Persipura Tolikara membuka peluang lolos ke final Liga 1 Putri 2019 setelah menang dramatis 5-4 atas PS Tira Persikabo pada leg pertama babak semifinal yang berlangsung di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/12/2019) – Jubi/Humas Galanita Persipura Tolikara

Jayapura, Jubi – Skuat Galanita Persipura Tolikara tinggal selangkah lagi menuju partai puncak Liga 1 Putri 2019 usai merebut tiga poin di babak Semifinal.

Bertanding di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/12/2019) sore. Tim berjuluk “Mutiara Manis-Nawi Arigi” ini mencatat kemenangan dramatis 5-4 pada leg atau pertemuan pertama.

Nyonya rumah, PS Tira Persikabo unggul lebih dulu lewat gol cepat pada menit ke-3 lewat gol cantik pemain bernomor punggung 22, Insyafadya Salsabilla.

Tembakan keras Insyafadya mengecoh kiper Persipura Tolikara Magdalena Pekey, yang hanya bisa melongo bola menghujam gawangnya dan Tira Persikabo memimpin 1-0.

Kaget dengan gol cepat itu, gadis-gadis Papua tidak mau mengalah dan langsung tampil garang lewat serangan bergelombang.

Loading...
;

Hasilnya kapten tim Regina Wonda memborong dua gol pada menit ke-25 dan menit 28. Gerda Wakris ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat gol pada menit ke-32. Galanita Persipura Tolikara, menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Masuk babak kedua, Persipura putri tetap mendominasi permainan. Serangan demi serangan tak pernah putus. Gerda Wakris untuk kali kedua pada menit ke-51, membuat skor melebar menjadi 4-1.

Tidak berselang lama, pemain Tira Persikabo yang tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukung fanatiknya bangkit membalas.

Dimulai pada menit 54, Insyafadya kembali perkecil skor 2-4. Menit ke-74, Tira Persikabo kembali perkecil skor 3-4 lewat tendangan bebas langsung dari jarak 25 meter oleh Riri.

Puncaknya pada menit ke-80, Tira Persikabo putri menyamakan skor 4-4 lewat gol bunuh diri kiper Persipura Tolikara, Magdalena Pekey, setelah terjadi kemelut.

Gol ini mendapat protes keras pelatih, manajer dan offsial tim yang menilai Magdalena Pekey, penjaga gawang mereka diganggu saat mengamankan bola. Wasit tetap pada keputusan dan mensahkan gol ini.

Buntut dari aksi protes keras salah satu official Persipura Tolikara mendapat kartu merah dan diusir wasit pada menit ke-88.

Dalam kondisi tertekan setelah skor sama imbang 4-4, Persipura Tolikara tidak mengendurkan serangan. Tambahan waktu 5 menit dimaksimalkan dengan baik. Persipura akhirnya memastikan tiga poin lewat gol penentu yang dicetak Barbalina Salampessy di masa injury time atau menit 94+ (90+4 menit).

Persipura akhirnya berhasil meraih kemenangan di kandang Tira Persikabo dan hanya butuh hasil seri saat leg kedua yang akan digelar di stadion Cenderawasih, Biak Numfor, Papua pada Sabtu, 7 Desember 2019.

Striker Insyafadya Salsabilla, pencetak dua gol Tira Persikabo mengatakan, bangga atas permainan tim. Mereka bisa menahan imbang Persipura hingga penghujung babak kedua.

“Bangga atas permainan tim secara keseluruhan, namun kecewa dengan gol Persipura di menit akhir,” katanya.

Gadis berjilbab itu menyatakan, energi, kosentrasi dan fokus pemain sempat terganggu kurang lebih 15 menit atas aksi protes tim Persipura.

“Persipura tim bagus dan kita bisa berikan perlawanan. Tim butuh berlatih serta berjuang lebih keras untuk hadapi Persipura di leg kedua nanti,” ujarnya.

Kapten Persipura Regina Wonda yang turut menyumbang dua gol menilai, kemenangan ini sangat dramatis.

“Pertandingan sore ini, persaingan cukup berat dan lawan memberikan perlawanan sengit. Wasit dipandang tidak sportif,” Regina Wonda mengevaluasi.

Regina salut serta mengapresiasi semangat juang seluruh pemain yang tak henti-hentinya menyerang lawan buat mencetak gol kemenangan.

“Permainan sempat kendor setelah unggul 4-1. Setelah disamakan skor 4-4, semua pemain terus bersemangat untuk menyerang dan mencetak gol,” ujarnya.

“Kami punya niat menambah gol dan ingin menyerang. Memanfaatkan tambahan waktu kita bisa buat gol kemenangan,” katanya.

“Seratus persen kami yakin akan menang di Biak pada leg kedua untuk lolos ke final,” kata Regina Wonda percaya diri.

Statistik jalannya pertandingan 90 menit Persipura Tolikara mendominasi. Srikandi-srikandi Papua melalukan 17 kali shots on target, dibanding PS Tira Persikabo 10 kali kesempatan.

Ball Possesion atau penguasaan bola 55 persen dikuasai Persipura putri berbanding 45 persen. Corner atau sepak pojok Persipura mendapat 6 kali kesempatan dibanding Tira Persikabo putri 3 kali.

Pemain PS Tira Persikabo dua kali lakukan offside, sedangkan Persipura tertangkap satu kali. Dua pemain Persipura Regina Wonda dan Barbalina Salampessy harus menerima hukuman kartu kuning.

Pelatih Timnas putri SEA Games Manila, Rully Nere memprediksi Galanita Persipura Tolikara bakal tampil di final.

“Melihat penampilan mereka [Persipura Tolikara] sejak kompetisi bergulir. Saya jagokan putri-putri Papua ke final. Lawannya bisa Persib,” katanya memprediksi.

Laga semifinal lainnya di Stadion Siliwangi Bandung, Persib juga membuka peluang ke final setelah menaklukan tamunya Arema putri dengan skor 2-0. (*)

Editor: Jean Bisay

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top