Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Gereja di Kolombo batalkan misa Minggu

Ilustrasi pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kolombo, Jubi – Gereja Katolik di Kolombo Ibu Kota Sri Lanka, membatalkan misa Minggu selama dua pekan berturut-turut. Pembatalan ibadah itu mengutip peringatan intelijen asing soal ancaman terhadap jemaat pascapengeboman mematikan di sejumlah gereja dan hotel mewah pada Minggu Paskah sebelumnya.

Pasukan keamanan Sri Lanka mengatakan mereka tetap mempertahankan siaga tinggi setelah intelijen melaporkan bahwa gerilyawan garis keras sedang merencanakan serangan susulan menjelang bulan suci Ramadan, yang dijadwalkan dimulai pada Minggu Paskah sebelumnya.

Berita terkait : Sri Lanka revisi jumlah korban tewas serangan bom

Bom Sri Lanka, pejabat kepolisian emoh mundur

Loading...
;

Sri Lanka tangkap warga Suriah terkait teror bom

Duta Besar AS untuk Sri Lanka pada pekan ini juga mengungkapkan sejumlah militan garis keras menjadi dalang dibalik pengeboman yang menewaskan lebih dari 250 orang yang kemungkinan masih berkeliaran dan merencanakan serangan susulan.

“Situasi keamanan masih belum normal,” kata juru bicara Keuskupan Agung, Edmund Tillekeratne, Jumat, (3/5/2019).

Uskup Agung Kolombo, Kardinal Malcolm Ranjith sehari sebelumnya menyebutkan sumber asing yang sangat andal memperingatkan sebuah serangan di gereja terkemuka. Ia juga meminta agar semua sekolah swasta Katolik di dalam dan sekitar ibu kota untuk saat ini tetap ditutup.

Sekolah akan dibuka kembali pada Senin. Menteri Pendidikan mengatakan sedikitnya satu petugas polisi disiagakan di setiap lembaga untuk melindungi anak-anak. Namun pihak berwenang Sri Lanka, yang mendapat kecaman karena tidak bertindak atas peringatan serangan yang berulang, enggan menanggapi hal tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top