HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Gugatan di MK secara kolektif, KPU Jayawijaya siapkan data

Pleno penetapan hasil perolehan suara pemilu 2019 oleh KPU Jayawijaya pada Mei lalu-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Mahkamah Konstitusi (MK) akan melaksanakan persidangan perselisihan perolehan suara secara kolektif untuk seluruh KPU di Provinsi Papua pada 9 Juni 2019.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Jayawijaya, Sonimo Lani saat dihubungi, Jumat (5/7/2019). Sesuai hasil verifikasi MK jika keseluruhan perkara hasil pemilihan umum di Papua mulai dilaksanakan pekan depan.

Atas hal itu, KPU Jayawijaya menyatakan telah siap menghadapi sidang gugatan di MK dengan menyiapkan alat bukti dan data yang diperlukan, jika saatnya Jayawijaya masuk dalam waktu persidangan.

“”Tidak ada detail untuk kabupaten/kota di Papua kapan sidangnya, tetapi secara keseluruhan sidang akan dilakukan Selasa pekan depan, masalah waktunya MK yang akan mengatur,”” kata Sonimo Lani.

Guna mempersiapkan itu semua, KPU Jayawijaya tetap berpatokan pada data yang dilakukan dari penyelenggara tingkat bawah mulai dari KPPS, PPS, PPD hingga pleno kabupaten dan provinsi.

Loading...
;

Katanya, sesuai dengan pleno tingkat KPPS, PPS, PPD dan seterusnya itu adalah hierarki kerja penyelenggara Pemilu. “Kami mengacu pada itu semua. Persiapan data dan lain sebagainya tetap kami mengacu dari bawah,”katanya.

Kata dia, setelah melakukan penetapan perolehan suara pemilu 2019 pada Mei lalu, masalah penetapan perolehan kursi akan diumumkan selesai PHPU pileg.

“”Apa pun hasil dari MK, kami akan umumkan kepada seluruh peserta Pemilu,”” katanya.

Ia juga menegaskan jika selama ini ada nama-nama calon anggota DPRD Jayawijaya yang beredar di sosial media, KPU Jayawijaya tidak bertanggungjawab atas hal itu.

“”Soal nama-nama calon terpilih yang beredar, saya beberapa waktu lalu telah meminta ke Kapolres mencari orang yang menyebar informasi itu, KPU tidak bertanggungjawab atas itu, karena KPU Jayawijaya belum ada penetapan nama-nama siapa-siapa yang terpilih atau yang duduk di kursi legislatif Jayawijaya nantinya,”” ujar Lani.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya juga bilang, nama-nama calon anggota legislatif Jayawijaya terpilih yang beredar di sosial media itu adalah hoaks.

Pasalnya, kepolisian pun belum mendapatkan informasi resmi dari KPU setempat perihal siapa-siapa yang telah ditetapkan.
“”Makanya kepolisian hanya fokus pada pengamanan saat hasil MK telah diumumkan nantinya, pasalnya masih ada caleg yang tidak menerima kekalahan,”” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top