HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Gunakan IMB palsu, wartawan korban banjir adukan developer dan BTN ke Kapolri

Perumahan BTN Yahim Gajah Mada di Doyo, Sentani yang terendam banjir hingga hari ini, Kamis (21/3/2019) – IST

Jayapura, Jubi – Sejumlah wartawan di Kabupaten Jayapura yang terdampak banjir bandang Sabtu pekan lalu mengirimkan surat aduan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Para wartawan ini mengadu karena merasa ditipu oleh pihak developer dan pemberi kredit, Bank Tabungan Negara (BTN). Persoalan ini sudah pernah dilaporkan ke Polres Jayapura di Doyo, Sentani namun kasus yang dilaporkan ini tak tuntas hingga hari ini.

“Sejak kami tinggal di Perumahan BTN Yahim Gaja Mada pada tahun 2014, sudah tujuh kali kami mengalami banjir. Pertama di tahun 2015. Lalu terjadi lagi tahun 2016 2017, 2018 dan awal tahun 2019 kami alami 3 kali banjir dan terparah saat ini,” ungkap Jack Wally, wartawan media online yang tinggal di perumahan BTN Yahim Gajah Mada di Sentani, Kamis (21/3/2019).

Berdasarkan penjelasan Bupati Jayapura, lanjutnya perumahan BTN Yahim Gaja Mada tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) karena kawasan perumahan tersebut merupakan daerah resapan air Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

“IMB yang di pakai oleh developer Yahim Gaja Mada adalah palsu,” kata Jack lagi.

Jack menambahkan, pihak penghuni BTN Yahim Gajah Mada sudah pernah bertemu dengan pihak BTN pada tanggal 6 Januari 2019 dan saat itu terungkap bahwa IMB yang di pakai untuk memberikan jaminan kredit perumahan adalah IMB palsu.

Loading...
;

Sebagai warga BTN Yahim Gaja Mada, Jack meminta kepada Kapolri agar memerintahkan bawahannya di Jayapura untuk memproses hukum pihak developer dan oknum Bank BTN Cabang Jayapura yang telah melakukan penipuan dan pemalsuan dokumen hingga membuat warga menjadi korban,

Marcel Kellen, wartawan lainnya yang tinggal di perumahan BTN Yahim Gajah Mada menambahkan bahwa ia bersama beberapa pemilik rumah lainnya sudah lapor ke Polres Jayapura sejak 2015 namun hingga saat ini pihak developer masih aman saja.

“BTN juga santai. Kami ditagih wajib bayar angsuran. Padahal perumahan ini tiap tahun pasti banjir 2-3 kali. Bingung harus seperti apa. Perbuatan mereka ini telah menciderai program perumahan subsidi yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo,” kata Marcel Kellen yang bekerja di sebuah media berbasis di Jakarta.

Tak hanya di BTN Gajah Mada, sejumlah rumah wartawan yang tinggal di BTN Darsua yang letaknya cukup jauh dari BTN Gajah Mada juga terendam banjir. Sama seperti di BTN gajah Mada, saat promosi perumahan ini, pihak developer menjamin tidak akan terjadi banjir.

“Rumah saya tidak terendam air. Tapi beberapa rumah lainnya terendam. Anak istri saya terpaksa saya ungsikan dulu ke kota,” kata Arjuna Pademme, wartawan Jubi yang tinggal di Perumahan BTN Darsua. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Ko ikut kompetisi Vlog, Foto dan Cerita Rakyat HUT Jubi boleh....