HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Guru dan tenaga medis diminta buat data terbaru

Aktivitas murid di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Jayapura – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat dan penterjemahan dari Undang-Undang Otonomi Khusus di Papua, Pemerintah Kabupaten Jayapura minta para tenaga tenaga medis dan guru-guru yang bekerja di setiap kampung untuk membantu pemerintah kampung menghimpun data terbaru terkait pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan melalui dinas terkait pihaknya telah memerintahkan agar semua data terkait pelayanan dasar di setiap kampung dapat diperbaharui untuk dijadikan sebagai informasi bagi kebutuhan pelayanan publik dan penjabaran program yang dibuat.

“Persoalan pendidikan dan kesehatan di setiap kampung selama ini tidak jalan dengan baik, karena terkait data yang bervariasi. Oleh sebab itu sudah saya perintahkan untuk membuat database-nya,” ujar Bupati Jayapura, saat ditemui di Sentani, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, dengan data yang akurat maka semua penjabaran program di setiap OPD akan langsung diturunkan dan dilaksanakan oleh pemerintahan di 19 distrik yang ada di Kabupaten Jayapura.

Loading...
;

“Ini harus diclerakan, guru dan tenaga medis di kampung harus membatu pemerintah kampung untuk mendata dan membuat data baru, kalau ada perbendaan data baru dengan data lama segera di revisi dan mengupdate data terbaru. Data tersebut yang akan digunakan saat ini,” jelasnya.

Bupati Awoitauw menambahkan data ini menyangkut jumlah anak, usia anak, serta masyarakat secara keseluruhan di setiap kampung. Anak-anak dipastikan pada usia sekolah sudah harus ada di sekolah, mendapatkan gizi dan pelayanan publik untuk anak-anak yang layak, dan ini harus dipastikan berjalan.

“Organisasi perangkat daerah teknis harus membuat komitmen terhadap hal ini,” tegas Bupati Awoitauw.

Yang berikut, kata Bupati Awoitau, Otsus Papua saat ini sedang direvisi undang–undangnya. Selama ini orang hanya ributkan uangnya, sementara isi dari Otsus itu sendiri tidak jelas.

“Distrik sebagai pusat pelayanan publik dan diturunkan ke tingkat kampung. Adanya kampung-kampung adat di Kabupaten Jayapura, inilah bentuk Otsus yang sesungguhnya, dan apa yang dilakukan ini akan menjadi model dalam pemerintahan di Papua, datangnya dari Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, mengatakan pihaknya telah membagi semua tenaga medis dan dokter secara merata ke setiap kampung. Selain itu, juga fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Puskemas, Pustu, Polindes, serta obat-obatan yang diperlukan.

“Di stiap puskemas di tingkat distrik sudah kami tempatkan minimal 1-2 dokter spesialis. Seperti spesilis gizi, penyakit dalam, dan penyakit menular lainnya yang dibantu dengan paramedis lainnya baik suster dan mantri. Hal ini tentunya dilengkapi dengan fasilitas yang cukup, sehingga pelayanan kesehatan di kampung-kampung dapat berjalan dengan baik dan masyarakat mendapat manfaat dan kesehatan yang prima,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top