HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Hadiri perayaan, belasan meninggal dan tersesat di pegunungan PNG

Perdana Menteri PNG, James Marape,memimpin ibadah perkabungan untuk korban yang meninggal dunia dan yang hilang. – The Guardian/ Mike Bowers

Papua No. 1 News Portal | Jubi


Port Moresby, Jubi –
Sedikitnya 11 orang telah meninggal dunia dan tiga lainnya hilang, setelah sejumlah kelompok peziarah yang mendaki menuju ke acara perayaan keagamaan di Papua Nugini tersesat di daerah pegunungan.

Setidaknya 21 orang telah diselamatkan menggunakan helikopter pada hari Minggu (18/8/2019) dan Senin (19/8/2019) dari daerah pegunungan Sarawaget di Provinsi Morobe. Mereka dalam perjalanan ke Indagen untuk menghadiri perayaan peringatan kedatangan misionaris Lutheran ke-100.

Namun, menurut pilot helikopter, Jurgen Ruh, peziarah yang datang dari Pindiu, di sebelah tenggara, dan kota Lae, di barat daya, hilang atau menyerah akibat kondisi dan medan yang sulit.

Pada Selasa (20/8/2019), koran the National melaporkan 16 orang telah meninggal. “Jika berjalan dari Lae, mereka harus berjalan kaki mencapai ketinggian 3.300 meter, hampir dua kali lebih tinggi dari gunung tertinggi di Australia,” kata Ruh kepada Guardian Australia.

Loading...
;

“Suhu di pagi hari turun hingga 6 atau 8 derajat, dan kondisinya, dengan hujan, akan lebih dingin. Dan dengan angin, dinginnya benar-benar menusuk tulang dan mereka tidak akan bertahan lama.”

Dia mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka yang melakukan perjalanan itu adalah orang-orang dari kota yang tidak membawa pakaian atau makanan yang sesuai. Helikopternya hanya bisa mengangkut tiga orang dalam satu kali perjalanan. Sembilan orang telah diselamatkan pada hari Minggu, sementara 12 lainnya pada Senin.

Perayaan tersebut juga dihadiri oleh Perdana menteri PNG, James Marape, dan Gubernur Jenderal, Sir Bob Dadae. Pada hari Senin, keduanya dan MP Kabwum Patrick Bassa, memimpin ibadah perkabungan untuk korban yang meninggal dunia dan yang hilang.

MP Bassa menegaskan kematian itu menunjukkan sulitnya bepergian di PNG dan meminta PM Marape untuk membiaya pembangunan jalan dari Lae ke Kabwum, menurut laporan the National. (The Guardian)

Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top