HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Harga kopra anjlok, petani kelapa di Sulteng beralih profesi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Kendari, Jubi-Petani kelapa di Sulawesi Tenggara beralih profesi menjadi buruh kasar saat hasil panen mereka berupa kopra sedang anjlok. Tercatat  harga kopra di tingkat penampung di Kota Bau Bau hanya sekitar Rp 400 per kilogram atau terlalu rendah.

"Petani kelapa memilih beralih menjadi buruh kerja kasar di sejumlah proyek pembangunan atau industri lainnya daripada mengolah kopra," kata Afner Afner, pendagang dan pengumpul kopra asal Buranga, Kabupaten Buton Utara, Selasa (26/6/2018).

Menurut Afner, para petani mengeluhkan harga kopra yang anjlok dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu berpengaruh menurunnya semangat petani memanen tanaman dan cenderung mengabaikan kelapa di kebunnya .

"Petani cuek dengan kelapa yang sudah siap panen karena harga kopra tidak bisa menutupi biaya pengolahan. Buah kelapa dibiarkan rusak," kata Afner menjelaskan.

Loading...
;

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Hapsir Jaya, mengatakan badan usaha milik daerah (BUMD) diharapkan memfasilitasi petani dengan cara kehadiran pengusaha industri kopra.

"BUMD dapat membangun jaringan bisnis dengan industri pengguna bahan baku dari kopra, seperti Bimoli, pabrik kecap dan industri sabun dan lain lain untuk menampung kopra," kata Hapsir.

Menurut dia tanpa kehadiran industri skala besar di daerah produsen kopra, maka petani tidak akan pernah menikmati harga yang menjanjikan. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top