Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Harga tomat di Manokwari turun drastis

Pedagang tomat di Pasar Wosi Manokwari. Harga tomat di Manokwari terjun bebas hingga mencapai Rp3000 per kilogram. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Harga Tomat di Manokwari menurun drastis hingga Rp4000 per kilogram di pasar. Sementara di Petani, bisa dibeli dengan harga Rp3000 per kilogram. Murahnya harga Tomat diduga karena musim panen bersamaan antara petani tomat di wilayah Distrik Prafi dan petani tomat di Kampung Susweni Distrik Manokwari timur.

Bahkan turunnya harga tomat, membuat komoditas ini membludak di pasar Wosi, salah satu pasar besar di Manokwari, Rabu (1/5/2019).

Herman, pedagang tomat di Pasar Wosi Manokwari menyebut, pekan ini harga tomat terjun bebas jika dibandingkan dengan dua pekan lalu masih stabil dengan harga Rp7000 sampai Rp10.000 per kilogram. Jika meroket, bisa tembus Rp35 ribu per kilogram.

Menurut Herman, tomat yang dijual merupakan komoditi lokal di Manokwari,dia pun membeli dengan jumlah banyak dari petani di Distrik Prafi dan Kampung Susweni dengan harga paling rendah Rp3000 per kilogram. Sehingga keuntungan yang diperoleh hanya Rp1000.

Loading...
;

“Saya hanya bisa untung Rp1000 dari ini. Mau bagaimana lagi memang kondisinya seperti ini jadi jalani saja,” ucapnya sembari mengaku rugi karena sebagian tomat sudah mulai rusak.

Sementara harga Cabai di Manokwari untuk pekan ini baru mengalami penurunah harga  Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram. Pekan lalu, cabai mengalami kelangkaan sehingga harganya tembus Rp150 ribu per kilogram.

Sumyati, pegadang cabai di Pasar Wosi mengatakan, harga cabai mulai stabil sejak hari Sabtu akhir pekan lalu. Dia mengakui saat  satu minggu jelang pelaksanaan Pemilu dan paskah, harga cabai sempat melonjak hingga Rp150  ribu per kilogram.

“Cabai dari Distrik Prafi sudah dipanen oleh petani, tapi ada juga pedagang yang membeli cabai dari Sulawesi. Semuanya masuk bersamaan makanya sudah stabil harga cabai,” tuturnya kepada Jubi.

Selain cabai, harga bawang merah dan putih juga masih tergolong stabil, karena harganya masih Rp50 ribu per kilogram.

Sedangkan harga telur ayam ras di Manokwari masih seharga Rp60 ribu per rak. Baik di pasar maupun distributor teluk ayam ras harganya tidak berbeda.

Akbar, karyawan salah satu distributor ayam ras di Manokwari mengatakan, stok telur ayam ras masih aman jelang bulan puasa Ramadhan. Harganya pun masih tetap Rp60 ribu. Telur ayam ras yang dijual di Manokwari merupakan telur impor dari Surabaya.

“Telur ayam ras dari Surabaya yang kami jual disini. Stoknya aman karena kapal pengangkut baru masuk, kita pastikan aman hingga masuk Puasa Ramadhan,” tuturnya. (*)

Editor      : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top