Harus ada TPS di Pasar Pharaa Sentani

Harus ada TPS di Pasar Pharaa Sentani

Tumpukan sampah di dekat lapak para pedagang di Pasar Pharaa Sentani – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Komandan Lembaga Missi Recalseering Republik Indonesia (LMRI) Provinsi Papua, Imam Syafei, minta instansi teknis untuk menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di area Pasar Pharaa Sentani.

Kata Imam, kalau tidak ada TPs maka sampah akan dihamburkan dan tidak dibersihkan setelah pedagang berjualan.

“Dengan adanya wadah penampung, semua yang berjualan di sini bahkan pengunjung dan pembeli akan memanfaatkan wadah tersebut,” ujar Imam, saat ditemui di Pasar Pharaa Sentani, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, persoalan sampah tidak terlalu rumit kalau semua mau bekerja sama, ada kesadaran dalam menjaga tempat jualan mereka. Yang terpenting lagi para petugas tidak bosan-bosannya memberitahukan kepada semua orang yang berkunjung, berjualan di pasar ini tentang pentingnya menjaga kebersihan.

“Kalau diizinkan akan saya tempatkan masing-masing tiga petugas LMRI untuk setiap saat mulai dari pagi sampai sore untuk menginformasihkan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan melalui megaphone dan keliling pasar ini,” ungkapnya.

Imam juga berharap pemerintah daerah melalui jajarannya harus dengan serius melihat tempat perputaran roda ekonomi masyarakat tetapi juga pemerintah daerah yang akan mendapat retribusi dari tempat ini.

“Siapapun dia, kita tidak pungkiri bahwa semua orang setiap hari membuang sampah sembaranagan. Sekarang bagaimana dengan kesadaran dari diri sendiri. Kita bicara sampah, tetapi kita juga yang sadar atau tidak sadar ikut membuang sampah tersebut,” ungkapnya.

Mencermati hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura, Yos Levi Yoku, mengaku punya banyak kelemahan dalam mengelola pasar terbesar di Kabupaten Jayapura ini.

“Ada juga kekurangan kita yang tidak menyediakan TPS di pasar ini sebagai wadah sementara masyarakat mengumpulkan sampah mereka. Di kemudian hari hal ini akan menjadi pertimbangan kami selaku instansi teknis,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)