Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Hindari penggunaan plastik, daerah ini bagikan tas tradisional

Tas tradisional anyaman, pixabay.com

Pada tahap awal membagikan 200 buah bakul purun untuk memperkenalkan masyarakat

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Kotabaru, Jubi –  Pengurus PKK Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan membagikan 200 buah bakul purun atau anyaman dari rumput berbentuk tas,  kepada pengunjung mini market di Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara. Pembagian tas dari bahan dasar organik itu sebagai gerakan dukungan program pengurangan sampah plastik yang sedang digalakkan pemerintah daerah.

“Kami ikut membantu program pemerintah daerah dalam rangka pengurangan sampah plastik,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kotabaru, Fatma Idiana, Selasa, (26/3/2019).

Baca juga : Dinas Lingkungan Hidup siap 24 jam awasi sampah

Loading...
;

Kumpul sampah plastik di Teluk Doreri, Inisiatif Polres Manokwari rawat lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Jayapura bagi-bagi bak sampah di sekolah

Ia mengaku pada tahap awal membagikan 200 buah bakul purun untuk memperkenalkan masyarakat agar tak menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Fatma mengaku bakul yang dibagikan berasal dari progam kepedulian sosial PT PLN (persero) yang memberdayakan pengrajin yang ada di Kecamatan Sampanahan.

Tercatat larangan penggunaan kantong belanja sekali pakai mulai diberlakukan Pemerintah Kabupaten Kotabaru pada awal tahun 2019 di seluruh minimarket, membawa berkah bagi perajin bakul purun.

“Jadi bakul ini merupakan hasil dari kerajinan masyarakat kita yang ada di Kecamatan Sampanahan,”  kata Fatma menjelaskan.

Baca juga : Warga Jayapura diminta mulai memilah sampah rumah tangga

Belum ada sanksi untuk pembuang sampah di pantai dan sungai Nabire

Ketika sampah bernilai seni

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kotabaru, Arif Fadillah, mengatakan pembatasan penggunaan kantong belanja sekali pakai dalam rangka mengurangi sampah plastik sudah lama diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Arif, kebijakan larangan penggunaan kantung plastik sekali pakai mulai diberlakukan di Kabupaten Kotabaru secara bertahap.

“Persyaratan untuk memperoleh Adipura sekarang mulai rumit, daerah harus membuat kebijakan strategis tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis rumah tangga,” kata Arif.

Arif menyebutkan kebijakan pengurangan sampah plastik ternyata menguntungkan pengelola pihak ritel. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top