Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Hubungan Iran-AS tak akan seperti pra-1979

Bendera Iran, pixabay.com

Presiden Iran, Hassan Rouhani Rabu (6/3/2019) menyebutkan upaya AS yang ingin mengalahkan negaranya akan selalu dilawan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Teheran, Jubi – Upaya AS untuk membangun hubungan diplomatik dengan Iran seperti sebelum 1979 dinilai “tidak realistis”. Presiden Iran, Hassan Rouhani Rabu (6/3/2019) menyebutkan upaya AS yang ingin mengalahkan negaranya akan selalu dilawan.

“AS berharap bisa mengalahkan Iran tahun ini,” kata Rouhani dalam satu upacara peresmian jalan-kereta baru di Kota Lahijan, di Iran Utara.

Baca juga : Pencari suaka asal Iran di PNG menang penghargaan sastra

Loading...
;

Ia menjelaskan rakyat Iran telah berhasil bangkit melaw an sanksi AS, tidak seperti sebelum tahun 1979.  “AS ingin mengembalikan waktu ke masa sebelum 1979, tapi kita takkan kembali,” kata Rouhani menambahkan.

Rouhani mengatakan akan terus bergerak ke arah demokrasi sebagai negara yang merdeka. Bahkan menjadi  kekuatan baru meski AS ingin menyatukan dunia melawan Iran di Warsawa.  Ia merujuk kepada konferensi Timur Tengah yang ditaja AS dan diselenggarakan pada Februari di Ibu Kota Polandia, Warsawa. Saat itu Iran tidak diundang ke pertemuan itu.

Berita terkait Iran : Iran kutuk serangan teror di Srinagar

Diancam Israel, Iran ngotot pertahankan pasukannya di Suriah

Tercatat pada 2017, Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir bersejarah 2015 antara Iran dan kelompok P5+1 –kelima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.

Tak lama setelah itu, Washington memberlakukan kembali sanksi atas Iran, yang ditujukan ke sektor perbankan dan energi negeri tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top