Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

HUT GIDI ke-56, Pemkab Yahukimo gelontorkan dana Rp500 juta

Asisten Bidang Adminstrasi Dan Keuangan Setda Kabupaten Yahukimo Aron Wanimbo, saat menyampaikan sambutan Bupati Yahukimo pada acara HUt GIDI ke 56, 12 Februari 2019 di Dekai, Kabupaten Yahukimo – (Jubi/Humas Pemkab Yahukimo).

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

 Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah memberikan bantuan kepada Gereja Injili di Indonesia (GIDI) sebesar Rp 500 juta untuk mensukseskan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 56 gereja tersebut pada 12 Februari 2019 Lalu.

Asisten III Setda Kabupaten Yahukimo, Aron Wanimbo mengatakan, Pemkab Yahukimo memberikan bantuan ini sebagai bentuk dukungan terhadap gereja untuk terus melayani umat, dari sisi kerohanian sebagai bentuk perwujudan program Pemerintah.

“Pemerintah selalu hadir sebagai wakil Allah untuk melaksanakan tugas dan amanat di bumi ini untuk memimpin rakyat, agar rakyat hidup damai, aman dan sejahtera untuk menjalankan kehidupan pada semua lini sektor yang ada, baik wiraswasta maupun Pemerintahan,” kata Aron Wanimbo pada Sambutan HUT GIDI ke 56 tahun.

Aron Menjelaskan, bantuan yang diberikan itu bukan baru pertama kali diberikan oleh pemerintah kepada gereja, melainkan sudah menjadi kebiasaan Pemerintah setempat.

Loading...
;

“Pemerintah sering membantu pada gereja-gereja yang ada di Kabupaten Yahukimo baik pada sidang sinode maupun Klasis yang ada di Kabupaten Yahukmo,” kata Wanimbo.

Sementara itu,  Presiden GIDI Pdt Dorman Wandikbo, dalam khotbahnya menyampaikan, umat Tuhan harus berdiri di atas Firman Tuhan dan wajib membaca firman tersebut mulai dari kitab kejadian hingga wahyu.

“Gereja GIDI  lahir  bukan karena manusia tetapi karena kuasa Tuhan dan Firman -Nya sehingga saat ini memiliki delapan wilayah dan  84 klasis  dengan jumlah satu juta umat Tuhan di seluruh Indonesia,” kata Presiden Gidi.

Lanjutnya, umat Tuhan harus berdiri di atas pujian dan penyembahan  untuk menyembah dan memuji nama Tuhan serta meningkatkan  doa dan puasa karena doa dan puasa  adalah nafas kehidupan umat kristiani.

“Doa dan puasa harus ada agar harapan masa depan akan terwujud,” terangnya.

Pada kesempatan itu juga Presiden GIDI megesahkan calon Klasis Dekai Kota menjadi Klasis defenitif ditandai dengan penyerahan SK (Surat Ketetapan)  Defenitif kepada Ketua Klasis Dekai Kota Pdt. Andi Magayang, yang disaksikan langsung oleh seluruh umat GIDI dan para tamu serta undangan yang lain.

Sementara itu, Mari Mirin mengatakan, di usia GIDI ke 56  tahun ini, Tuhan sedang menyertai Gereja. Hal ini terbukti dari banyakya kader GIDI yang telah sukses, seperti menjadi Gubernur dua periode, Ketua DPRP dua periode dan Ketua MRP dua periode, Bupati hingga anggota DPRD.

“Ini merupakan bukti penyertaan Tuhan untuk Gereja dan umat Tuhan di Papua,” kata Mari Mirin,  Ketua Panitia Hut  GIDI  ke 56 yang juga sebagai Ketua DPRD Yahukimo .

Menurutnya, sebagai kader GIDI, pihaknya berharap semua umat tetap bersatu dan mendukung pembangunan di semua lini untuk memajukan Gereja di Papua,  Indonesia dan dunia. Hal ini selaras dengan moto “Penginjilan belum selesai dan umat Tuhan masuk surga”. (*)

 

 

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top