Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Hutan sagu simbol suburnya tanah, jangan dialihfungsikan

Satu diantara petani di Sentani sedang menokok sagu – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sagu merupakan makanan pokok sekaligus identitas dari bangsa Papua. Keberadaan hutan sagu juga telah terbukti mampu menjaga kesuburan tanah dan mempertahankan ekosistem yang ada di Papua.

Frengky Warer, Ketua Solidaritas Pedagang Asli Papua (SOLPAP), kepada Jubi mengatakan, dengan berbagai kelebihan itu, ia menyayangkan ada banyak hutan sagu yang beralih fungsi.

“Hutan sagu sebagai pelindung lahan gambut yang membuat tanah subur selain untuk tumbuhan, bermanfaat juga untuk ekosistem yang ada di danau, seperti ikan dan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan hutan sagu sangat berperan penting dalam memasok cadangan humus. Ia berharap  masyarakat dan para tokoh adat baik ondoafi dan ondofolo dapat menjaga dusun hutan sagu mereka agar tidak di manfaatkan oleh orang lain.

Loading...
;

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Chris Kores Tokoro, saat ditemui di Sentani, Sabtu (21/9/2019) lalu mengatakan, satu pohon sagu bisa dimanfaatkan selama lima hingga sepuluh tahun. Lahan sagu yang dibakar, dipastikan tak bisa dimanfaatkan kembali.

“Dalam waktu dekat kita akan mendata ulang jumlah luasan hutan yang terbakar, termasuk jumlah pohon sagunya. Hal ini akan disampaikan kepada pihak yang berkepentingan seperti Dinas Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Perkebunan untuk diambil langkah serius dalam penanganannya,” jelas Tokoro. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top