Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini alasan Bupati Paniai melarang masyarakat beli gorengan sembarangan

Bupati Meki Nawipa saat memberikan sambutan – Jubi/Abeth You

“Ini bahkan justru mematikan budaya kerja kita yang dulu. Maunya yang instan saja, harap gampang,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Paniai, Jubi – Bupati Paniai, Meki Nawipa meminta kepada masyarakatnya agar tak membeli semua jenis kue atau gorengan secara sembarangan. “Saya minta masyarakat Paniai tidak beli gorengan yang yang dijual sembarangan. Tidak boleh, masyarakat jangan beli-beli itu lagi,” ujar Bupati Meki Nawipa, saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa baru-baru ini di aula kantor Bupati Paniai.

Baca juga :Bupati Paniai imbau warga kampung tidak terlena dengan uang

Mahasiswa Paniai di Jayapura tatap muka dengan Bupati Paniai

YAPKEMA dukung upaya Bupati Paniai kembangkan kopi

Loading...
;

Menurut dia, makanan gorengan tersebut biasa dipanaskan berulang-ulang padahal dan digoreng beberapa hari belakangan. “Ini bahkan justru mematikan budaya kerja kita yang dulu. Maunya yang instan saja, harap gampang,” ujar Nawipa menambahkan.

Selain itu ia khawatir aneka gorengan yang dimasak menggunakan minyak goreng yang telah kotor karena sebelumnya digunakan menggoreng aneka kue. Nawipa juga minta masyarakat harus kreatif bisa memasak masak sendiri tanpa tergantung makanan instan.  Apa lagi, menurut Nawipa orang Papua juga punya budaya memasak sendiri.

“Kita jangan terlalu keenakan dengan masakan orang lain. Yang enak itu orang lain punya, kita punya yang nota bakar itu jangan hilangkan,” katanya.

Fanus Yogi, salah satu aparat desa Enarotali mengaku hampir semua  gorengan di kota Enarotali selalu diserbu masyarakat.

“Benar, setiap hari semua gorengan itu selalu dibeli habis oleh masyarakat,” kata Yogi.

Ia mendukung pernyataan Bupati yang mengimbau masyarakat agar kembali berkebun untuk menghidupi keluarga.

“Gorengan tidak penting, mari kita kembali ke tradisi lama. Kita hidup dari hasil kerja di masing-masing kebun,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top