Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini cara KNPB Manokwari peringati hari HAM 2019

KNPB Mukwar rayakan 71 Tahun HAM se dunia dengan ibadah syukur dan orasi politik. (Jubi/dokumentasi KNPB Mnukwar).

Peringatan HAM yang dilakukan KNPB kali ini merefleksikan  kondisi yang dialami masyarakat Papua dan Papua Barat yang selama ini mejadi korban pelanggaran HAM.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Manokwar, merayakan 71 tahun hari Hak Asasi Manusia (HAM) dengan cara ibadah dan orasi politik yang berlangsung di jalan Gunung Salju Amban, Manokwari Barat.  Dalam keterangan resminya, peringatan HAM yang dilakukan KNPB kali ini merefleksikan  kondisi yang dialami masyarakat Papua dan Papua Barat yang selama ini mejadi korban pelanggaran HAM.

“Orang Papua selalu mengalami pelanggaran HAM,  dimulai pada tahun 1960- an sejak aneksasi Papua ke Indonesia sampai dengan hari ini,” kata Ketua KNPB Manokwari, Alexander Nekenem, Selasa, (10/12/2019).

Baca juga : Peringatan Hari HAM Sedunia di Wamena: Utamakan kemanusiaan

BEM Uncen kecewa aksi peringatan Hari HAM Internasional dilarang

Loading...
;

Polisi hadang massa aksi peringatan HAM sedunia

Ia menyebutkan pelanggaran yang ada itu di antaranya pembunuhan terhadap masyarakat  sipil Papua oleh militer, perampasan kekayaan alam, pengerahan militer ke tanah Papua untuk menekan rakyat di ruang demokrasi.

“Termasuk teror mental dan phisikologis sehingga orang Papua takut menyampaikan hak politiknya,” kata Nekenem menambahkan.

Menurut dia, perampasan dalam pelanggaran HAM itu dibutktikan dengan hilangnya sejumlah hak ulayat, hak adat, dan hak tanah adat semua yang dicaplok. Sedangkan

suara rakyat Papua untuk referendum dibungkam dan ditutupi dengan isu pemekaran Provinsi, penambahan militer .

“Dalam segala kebijakan apapun, orang Papua tidak akan diam sampai kapanpun akan tetap menuntut demokrasi dan kehadilan dan perlindungan HAM internasional,” kata Nekenem menjelaskan.

KNPB Manokwari, kata Nekenem, merupakan Media Rakyat West Papua, lembaga yang ia pimpin itu menyampaikan beberapa  tuntutan yang menjadi desakan dari Rakyat West Papua, di hari HAM sedunia 10 Desember 2019.

Tuntutan itu  meliputi agar ada pembebaskan tahanan politik (Tapol) Papua Barat, segera tarik kembali pasukan TNI – Polri serta referendum sebagai solusi terbaik bagi bangsa Papua.

“Selain itu kami mendesak PBB agar segera  melakukan intervensi di tanah Papua,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top